Berita

Wakil Presiden Republik Indonesia, Maruf Amin/Ist

Politik

Wapres Maruf Amin: Bansos Bisa Melanggengkan Kemiskinan

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 10:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bantuan sosial atau bansos adalah salah satu instrumen yang digunakan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat miskin dan kurang beruntung.

Namun, penggunaan bansos yang berlebihan apalagi yang salah sasaran malah dapat melestarikan dan melanggengkan kemiskinan.

Demikian diingatkan Wakil Presiden Maruf Amin ketika menghadiri rapat di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat pagi (7/1).


Rapat yang membahas Mall Pelayanan Publik (MPP) dan Pemberdayaan UMKM itu dihadiri Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, serta Walikota dan Bupati se-Sulteng.

Hal pertama yang disinggung Wapres adalah reformasi birokrasi yang menyasar kualitas pelayanan publik.

Wapres mengingatkan, sudah bukan jamannya lagi birokrasi identik dengan lambat dan berbelit-belit. Salah satu turunan dari reformasi birokrasi itu adalah MPP yang diwajibkan hadir di seluruh Kabupaten dan Kota.

Sejauh ini baru ada sekitar 50 MPP di seluruh Indonesia. Sementara di Sulteng, MPP baru berada di Provinsi.

MPP yang terkordinasi dan tidak berbelit-belit pada gilirannya akan meningkatkan kepuasan masyarakat dan kepercayaan investor. Salah satu fungsi penting MPP adalah menyediakan layanan perizinan satu atap bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Kalau hanya bansos bisa melestarikan kemiskinan. Untuk mengakhiri kemiskinan adalah dengan pemberdayaan," ujar Wapres.

Wapres kembali mengingatkan pentingnya pemberdayaan masyarakat sebagai cara yang paling ampuh untuk memberantas kemiskinan kalau meninjau stand UMKM di Kantor Gubernur Sulteng.

"Bansos bisa melanggengkan kemiskinan. Pemberdayaan masyarakat adalah cara paling efektif untuk menekan angka kemiskinan," demikian Wapres Maruf Amin yang juga Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya