Berita

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie/Ist

Politik

Jimly Asshiddiqie Pertanyakan Alasan Agar Hakim MK Berubah Pikiran soal PT 0 Persen

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 10:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemilihan presiden (Pilpres) selayaknya sudah tidak lagi menggunakan ambang batas atau presidential threshold.

"Idealnya Pilpres tanpa threshold, tapi pengaturannya sudah diputus MK belasan kali, yaitu diserahkan ke pembentuk UU (DPR dan Pemerintah)," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie dikutip dari akun Twitternya, Jumat (7/1).

Sepanjang berdiri, MK telah 13 kali mengadili gugatan terkait presidential threshold. Namun pada gugatan terakhir, yakni tahun 2019 dan tahun 2020, ada perbedaan pendapat di antara hakim MK.


"Putusan MK terakhir 2019 & 2020 dengan dissenting opinion cuma 2 dari 9 hakim. Apa yang bisa buat 7 hakim ubah pikiran tanpa dicurigai ada main? Siap ajalah dengan yang ada," tutup Jimly.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya