Berita

Menteri BUMN Erick Thohir saat bersama Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf/Net

Politik

Bahas Pembangunan Gedung PBNU, Erick Thohir Temui Gus Yahya

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 16:31 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam rangka membahas pembangunan ruang tambahan gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Menteri BUMN Erick Thohir menemuia Ketua umum terpilih Yahya Cholil Staquf, Kamis (6/1).

Rencananya rencana pembangunan ruang tambahan Gedung PBNU di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat.

Gus Yahya mengatakan, pertemuannya dengan Erick Thohir sebagai tindak lanjut dari upaya kerja sama yang telah dilakukan di masa kepemimpinan Said Aqil Siroj.


Dalam pertemuan itu, Gus Yahya sempat berkelakar bahwa dirinya akan meminta pada Erick Thohir yang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk menindaklanjuti pembangunan itu.

Kata Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu, pembangunan ruangan tambahan itu akan direalisasikan secepatnya.

“Kita akan meminta atau menugaskan Pak Erick Thohir sebagai kader Banser untuk menindaklanjuti pembangunan ruang tambahan untuk PBNU ini,” ujar Gus Yahya seperti diberitakan nu.or.id, Kamis (6/1).

Sementara itu, Erick menyatakan bahwa pembangunan ruang tambahan Gedung PBNU itu menjadi salah satu upaya Kementerian BUMN dalam program peningkatan kualitas fasilitas perkantoran.

Erick mengaku, dirinya telah sering menjalin kerja sama bersama PBNU, sejak kepemimpinan Kiai Said Aqil Siroj, sehingga pembangunan gedung ini bukanlah menjadi hal pertama yang dilakukan.

“Kami dari Kementerian BUMN sendiri memang sudah sering bekerja sama dengan NU, baik peningkatan kualitas fasilitas seperti perkantoran atau universitas dan lain-lainnya,” kata Erick Thohir.

Ia juga tengah merancang program ke depan untuk menyasar ke pesantren-pesantren yang menjadi bagian dari NU. Erick menginginkan agar pesantren bisa menjadi mercusuar peradaban dan pembangunan di Indonesia.

“Juga Muslimpreneur ini yang menjadi bagian penting juga. Dan ini nanti ke depan kita akan duduk bersama kembali,” ungkap pria kelahiran Jakarta, 30 Mei 1970 itu mengakhiri pertemuan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya