Berita

Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat tiba di gedung KPK/RMOL

Nusantara

Sebelum Masuk Gedung KPK, Pepen Dikasih "Contekan" oleh Pengacara

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 00:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dengan tampang murung dan terlihat kelelahan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Walikota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen terlihat diberikan secarik kertas oleh seorang pria, Rabu malam (5/1).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Pepen tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Pepen tiba sekitar pukul 22.51 WIB.

Dengan menggunakan rompi warna biru dan baju berlengan panjang warna hijau, Pepen digiring. Namun, sebelumnya masuk ke area lobby KPK, seorang pria yang diketahui merupakan pengacaranya menyodorkan tangan dan bersalaman dengan Pepen.


Di telapak tangan seorang pria tersebut terlihat adanya secarik kertas berwarna putih seperti contekan. Belum diketahui isi dari secarik kertas tersebut.

Pepen pun tak merespon pertanyaan wartawan saat dimintai tanggapan untuk warga Kota Bekasi setelah terjaring OTT oleh KPK pada siang tadi.

Dalam OTT ini, KPK mengamankan sejumlah uang dan beberapa orang. Namun, KPK belum membeberkan jumlah uang yang diamankan serta siapa saja yang diamankan.

KPK mempunyai waktu 1X24 jam untuk menentukan status Pepen, apakah ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.

KPK direncanakan akan mengumumkan secara resmi pada saat konferensi pers yang direncanakan digelar pada Kamis (6/1).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya