Berita

Silaturahmi tokoh Jawa Barat bersama tokoh nasional, DR. Rizal Ramli/Net

Publika

Rizal Ramli Diminta Nakhodai NKRI, Rakyat Tak Ingin Penguasa Psikopat

RABU, 05 JANUARI 2022 | 16:41 WIB | OLEH: ARIEF GUNAWAN*

PULUHAN tokoh Jawa Barat yang terdiri dari kalangan intelektual, budayawan, purnawirawan, tokoh pergerakan mahasiswa Angkatan ‘66 dan ‘78, sejumlah pengusaha menengah, termasuk pula para guru honorer, ibu-ibu rumah tangga, mantan wartawan, dan para aktivis yang tergabung di dalam Komite Peduli Indonesia (KPI) siang tadi, Rabu (5/1) berkumpul di Kota Bandung.

Mereka menyatakan dukungan kepada Dr Rizal Ramli untuk menjadi calon presiden RI di Pilpres 2024.

Pernyataan dukungan ini selain disampaikan secara lisan saat bertatap muka dengan Rizal Ramli, juga dibuktikan dengan pembubuhan tanda tangan di atas spanduk bertuliskan Rizal Ramli Capres 2024.


“Dr Rizal Ramli tolong selamatkan NKRI. Anda layak menjadi pemimpin nasional,” tandas koordinator KPI Tito Subandi.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Toni Saputra, seorang purnawirawan TNI dengan pangkat perwira menengah. Menurutnya, Indonesia saat ini sedang menghadapi tsunami besar berupa krisis kepercayaan terhadap  kepemimpinan nasional.

“Rizal Ramli cocok dan harus tampil menjadi nakhoda bahtera NKRI untuk menjadikan negeri ini sejahtera dan berkeadilan,” tegasnya.

Dalam pandangannya, para penguasa negeri ini umumnya sekarang sudah tidak punya empati terhadap berbagai kesulitan hidup yang mencekik rakyat. Seperti terhadap situasi yang terjadi saat ini, yaitu berupa kenaikan harga-harga sembako, kenaikan tarif BBM, BPJS, harga gas, dan banyak lagi.

“Pemimpin yang tidak punya empati terhadap kesulitan rakyatnya dalam ilmu jiwa dianggap punya kecenderungan psikopat,” ujarnya.

“Kami tidak mau lagi dipimpin oleh penguasa psikopat,” tegasnya lagi.

Dalam acara tatap muka dengan Rizal Ramli tersebut salah seorang warga Purwakarta juga menyampaikan keluhannya mengenai nasib para guru honorer di daerahnya yang hingga kini belum ditemukan solusinya, padahal banyak di antaranya yang telah bekerja menjadi guru honorer selama puluhan tahun.

Keluhan lain disampaikan Profesor Endang Caturwati, salah seorang tokoh pendidik dan penggiat kebudayaan Jawa Barat.

Ia mengungkapkan berbagai kondisi berkaitan dengan tergerusnya kebudayaan dan kesenian daerah saat ini, sementara pemerintah menurutnya mengambil sikap tidak peduli.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Robby Wiranatakusumah, tokoh kebudayaan Sunda yang merupakan cucu dari trah Wiranatakusumah sesepuh Kota Bandung.

Ia mengungkapkan keprihatinannya mengenai kondisi bangsa ini dalam bentuk puisi berjudul Indonesiaku, yang dibacakannya secara langsung di forum tatap muka tersebut.

Menanggapi berbagai pandangan dan keprihatinan  ini Rizal Ramli menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan.

“Kun fayakun. Jika Tuhan menghendaki maka jadilah,” tandas Rizal Ramli yang kian mendapatkan banyak dukungan dari berbagai kalangan untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya