Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Dibayar Konsumennya, Farid Gaban: Tol Bukan Hadiah Negara, apalagi Presiden Jokowi

MINGGU, 02 JANUARI 2022 | 22:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wartawan senior Farid Gaban angkat bicara soal penyebutan tol Jokowi yang ramai diperbincangkan di laman Twitter, Minggu (2/1).

Farid yang juga sejarawan itu menceritakan bahwa dulu saat pembangunan tol pertama di Indonesia yakni Jakarta Bogor Ciawi (Jagorawi) terpasang sebuah plank besar.

Kata Farid, dalam plank besar yang dipasang dipinggir di proyek pembangunan tol Jagorawi tertulis "Jalan ini dibiayai dari obligasi yang Anda bayar".


Dalam pengamatan Farid, Presiden Soeharto yang menginisiasi pembangunan itu tidak mengklaim bahwa tol yang dibangun adalah berkat jasa presiden yang bergelar bapak pembangunan itu.

"Toll-nya Jokowi? Dulu, di pinggir Jagorawi (tol pertama) ada plank besar: "Jalan ini dibiayai dari obligasi yang Anda bayar." Bahkan Orba tidak mengklaim Jagorawi sebagai jasanya," demikian cuitan Farid Gaban di laman Twitternya, Minggu (2/1).

Farid menjelaskan bahwa tol pada dasarnya dibangun atas dasar konsumen yang rutin membayar setelah masuk pintu tol. Ia tidak sependapat jika ada pandangan tol itu dianggap sebagai hadiah negara. Terlebih atas jasa seorang presiden Jokowi.

"Jalan tol pada dasarnya dibangun oleh konsumen yang membayarnya; bukan hadiah negara, apalagi presiden," pungkasnya.

Di jagat Twitter tagar #TolJokowi sempat merajai trending topic. Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, setidaknya ada 6.180 percakapan terkait pembahasan Tol Jokowi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya