Berita

Bupati Kolaka Timur (Koltim), Andi Merya Nur/RMOL

Politik

Jadi Tersangka Lagi, Bupati Koltim Andi Merya Nur Hanya Mengangguk pada Wartawan

KAMIS, 30 DESEMBER 2021 | 14:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bupati Kolaka Timur (Koltim), Andi Merya Nur kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pengajuan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional Daerah (PEN Daerah).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Bupati Andi Merya hari ini, Kamis (30/12) mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan sekitar pukul 12.51 WIB dan kembali keluar dari ruang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar pukul 14.09 WIB.

Saat ditanya wartawan soal penetapan statusnya sebagai tersangka lagi oleh KPK, Bupati Andi Merya tidak menjawab.


Bupati Andi Merya hanya mengangguk ke arah wartawan saat meninggalkan Gedung KPK dan menuju mobil tahanan.

Selain itu, Bupati Andi Merya hanya memberikan gerakan tangan salam namaste saat disinggung untuk meminta maaf kepada masyarakat atas perbuatannya.

Pada Rabu (29/12), Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengumumkan status tersangka terhadap Bupati Andi Merya.

KPK pun melakukan penggeledahan di beberapa tempat di Jakarta, Kendari dan Muna Sulawesi Tenggara pada Rabu (29/12). Namun, KPK belum membeberkan hasil penggeledahan tersebut.

Terkait perkara ini, KPK belum secara resmi mengumumkan siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kantor Berita Politik RMOL, Bupati Andi Merya hari ini hanya penandatanganan terkait tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik kepada tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus penyelewengan dana bantuan hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya