Berita

Anggota Komisi XI DPR-RI Heri Gunawan/Net

Politik

Pemerintah Diminta Petakan Sumber Penerimaan Pajak Berdasarkan Jenisnya

KAMIS, 30 DESEMBER 2021 | 14:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keberhasilan pemerintah memenuhi target penerimaan pajak tahun 2021 tidak lepas dari adanya berkah kenaikan harga komoditas dan energi yang mendorong aktivitas perdagangan internasional. Peningkatan perdagangan internasional telah mendorong kenaikan pajak atas impor.

Anggota Komisi XI DPR-RI Heri Gunawan mengurai bahwa per Oktober 2021 Pajak Penghasilan (PPh) impor menjadi jenis pajak yang mencatatkan pertumbuhan penerimaan tertinggi mencapai 32,3 persen dengan jumlah pajak mencapai Rp182,28 triliun.

“Bahkan pada bulan November mengalami kenaikan sebesar 36,6 persen,” kata Kapoksi Fraksi Gerindra Komisi XI DPR-RI kepada awak media pada Kamis (30/12).


Hergun, sapaan akrabnya, mengurai bahwa peningkatan perdagangan internasional terkonfirmasi oleh rilis Badan Pusat Statitik yang mencatat terjadinya pertumbuhan ekspor dan impor sepanjang kuartal I hingga kuartal III 2021 masing-masing sebesar 22,23 persen dan 21,46 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Atas dasar tersebut, dia meminta ada breakdown sumber-sumber penerimaan pajak berdasarkan jenis pajaknya. Tujuannya, agar bisa diketahui jenis pajak apa saja yang berkontribusi terhadap tercapainya penerimaan perpajakan 2021.

“Seusai dengan Pasal 4 UU 9/2020 tentang APBN 2021, target pendapatan pajak meliputi pendapatan pajak penghasilan sebesar Rp 683,64 triliun, pendapatan PPN dan PPnBM sebesar Rp 518,55 triliun, pendapatan PBB sebesar Rp 14,83 triliun, dan pendapatan pajak lainnya sebesar Rp 12,43 triliun,” katanya.

Sumber penerimaan perpajakan, sambyngnya, akan menjadi alas pijak untuk menyusun kebijakan perpajakan di tahun-tahun berikutnya. Tahun 2021 terjadi berkah adanya kenaikan harga komoditas dan energi.

“Bagaimana bila ke depan terjadi penurunan harga komoditas dan energi. Ini perlu dipikirkan solusinya. Jangan sampai ‘kagetan’ karena target pajak tercapai hanya sekali saja,” lanjutnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya