Berita

Ilustrasi/Net

Politik

KH Asad Said Ali Adem Ayem, Petahana dan Katib Aam Saling Klaim Dukungan

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 10:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hari kedua Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Lampung, akan membahas dua agenda yang paling dinanti publik. Yakni pemilihan Rais Aam dan Tanfidziyah atau Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Proses pemilihan Rais Aam bisa dibilang relatif sejuk. Karena dipilih secara musyawarah melalui metode ahlul halli wal aqdi (Ahwa) yang berisi 9 kiai sepuh NU.

Sementara intuk pemilihan Tanfidziyah atau Ketum PBNU, sejak sebelum Muktamar resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo, Rabu kemarin (22/12), sudah langsung terlihat dinamikanya.


Hingga kini, ada tiga nama calon Ketum PBNU. Yakni petahana KH Said Aqil Siroj, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, dan mantan Wakil Ketua Umum PBNU KH Asad Said Ali.

Dinamika paling keras terjadi di antara tim Said Aqil dan Yahya Staquf. Kedua tim saling klaim dukungan Muktamirin atau peserta Muktamar.

Sekretaris tim kerja Said Aqil Siroj, Amin Nasution, mengaku sudah mengantongi dukungan dukungan dari 21 PWNU dan 399 PCNU.

"Dari hasil verifikasi tim kerja Kiai Said sejauh ini kami sudah mengantongi (dukungan) 21 PWNU dan 399 PCNU dan belum termasuk puluhan PCNU pendukung kita yang SK-proses Arbitrase Panitia Muktamar," ujar Amin Nasution kepada wartawan, Kamis (23/12).

Sementara, kubu Gus Yahya, melalui Ketua PBNU Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengklaim telah mendapatkan dukungan 469 suara pemilih.

Khusus calon ketiga, KH Asad Said Ali, memang belum terlihat banyak bersuara. Sehingga, belum diketahui pasti dukungan yang sudah didapat dari Muktamirin.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya