Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan/Net

Politik

Hergun: Perjuangan Ibu di Indonesia Tiada Taranya

RABU, 22 DESEMBER 2021 | 18:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ibu bagi bangsa Indonesia tidak hanya mengurus rumah tangga, mendampingi suami, serta membesarkan anak-anak. Namun, para Ibu telah membuktikan perjuangannya dalam merebut, menegakan, dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan nasional.

Begitu pesan anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mengomentari Hari Ibu yang jatuh pada hari ini, Rabu (22/12).

"Saya kira perjuangan para ibu di Indonesia tiada taranya. Para ibu mengemban dua tugas sekaligus. Pertama, mengurus rumah tangga, suami serta anak-anak. Kedua, para ibu merupakan para pahlawan yang sudah berjasa memajukan bangsa," kata Ketua DPP Partai Gerindra kepada wartawan Rabu (22/12).


Pria yang akrab disapa Hergun ini mengurai bahwa secara historis, sejarah Hari Ibu diawali dengan penyelenggaraan Kongres Perempuan Indonesia I pada 22 hingga 25 Desember 1928 di Gedung Mandalabhakti Wanitatama di Jalan Adisucipto, Yogyakarta.

Kongres tersebut dihadiri sekitar 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Setelah itu pada tahun 1938, Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung menyatakan bahwa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu.

"Peristiwa besar yang terjadi pada tanggal 22 Desember 1928 kemudian dijadikan tonggak sejarah bagi Kesatuan Pergerakan Perempuan Indonesia dan kemudian ditetapkan sebagai Peringatan Hari Ibu," sambungnya.

Atas sumbangsih tersebut, Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden 316/1959 menetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu dan dirayakan secara nasional.

Singkatnya, pengorbanan dan perjuangan seorang ibu sudah sepatutnya mendapatkan penghargaan yang paling tinggi.

“Ibu telah berjasa melahirkan dan membesarkan kita semua. Tanpa pengorbanan dan kasih sayang ibu, kita semua tentu akan sulit menjalani kehidupan," tutup politisi dari Dapil Jawa Barat IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi) itu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya