Berita

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir/Net

Politik

Elektabilitas Erick Thohir Moncer, Pengamat: Bukti Kalangan Swasta Bisa Jadi Pemimpin

SELASA, 21 DESEMBER 2021 | 22:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Elektabilitas Menteri BUMN, Erick Thohir belakangan terus meningkat dalam hasil survei beberapa lembaga.

Menurut Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Philips J Vermonte, tren positif elektabilitas tersebut tak lepas dari latar belakang Erick sebagai pengusaha.

"Orang-orang yang punya potensi kepemimpinan dengan kooptasi dan visi ekonomi, peran swasta, dan lain-lain itu juga menjadi sumber kepemimpinan nasional," ujar Phillips dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/12).


Selama ini, sumber kepemimpinan nasional paling sering disorot dari kalangan kepala daerah dan pimpinan partai politik. Namun yang tak bisa diabaikan, sumber pemimpin nasional juga bisa berasal dari pengusaha atau swasta.

Pengusaha atau orang yang bergerak di sektor swasta memiliki kontribusi dalam menghadirkan kemajuan Indonesia. Hal itu tak lepas karena mereka kerap bersinggungan dengan kebijakan publik.

"Ini menjadi menarik dalam konteks Indonesia. Sekarang kalau membicarakan kepemimpinan nasional bukan hanya partai politik, tetapi ada orang-orang perwakilan sektor privat yang kontribusinya juga diperlukan bagi Indonesia," ujar Philips.

Mengutip hasil survei Populi Center, ada lima sosok yang potensial menjadi capres pada Pilpres 2021. Di posisi pertama ada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dengan 58,3 persen. Menyusul Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 47,3 persen dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto 46,6 persen.

Di posisi keempat ada Menteri BUMN, Erick Thohir dengan 27,5 persen dan kelima ada Ketua DPR RI, Puan Maharani dengan dukungan sebesar 17,5 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya