Berita

Ilustrasi/Net

Politik

PKS Minta Pemerintah Siagakan Faskes Hadapi Omicron

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 21:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Varian baru virus Covid-19 Omicron menghantui. Pasalnya, Indonesia telah mengkonfirmasi Omicron telah masuk dimana kasus pertama ditemui di Wisma Atlet, Jakarta Pusat.

Atas dasar hal tersebut, anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani mendesak pemerintah meningkatkan kesiapsiagaan sarana dan prasarana faskes (fasilitas kesehatan) di dalam negeri, termasuk obat, SDM, tenaga pendukung dan sebagainya sebagai antisipasi lonjakan kasus.


"Kita tidak berharap kasus Omicron meningkat, tapi bersiaga menghadapinya adalah wajib. Selain meningkatkan kesiagaan faskes, laju vaksinasi juga harus ditingkatkan, termasuk memastikan   pengadaan vaksin dan distribusinya ke daerah-daerah secara proporsional,” tegas Netty lewat keterangan tertulis, Senin (20/12).






Hal ini diminta Netty karena beberapa minggu ke belakang, laju vaksinasi  menurun. Dikhawatirkan menurunnya program vaksinasi ini di tengah meluasnya penyebaran virus Omicron akan memperbanyak angka kematian akibat pandemi Covid-19.

"Bagaimana program vaksin untuk anak 6-11 tahun  dan vaksin booster bisa berjalan dengan baik  jika mekanisme pengadaan vaksin belum clear?  Jangan sampai di tengah jalan  kita kehabisan stok vaksin,” katanya.



Terkait membangun kesadaran masyarakat, Netty meminta Satgas Covid-19  jangan kendor mengajak peran serta publik dalam menjaga disiplin  protokol kesehatan.



"Perang ini hanya dapat dimenangkan dengan partisipasi dan kolaborasi optimal semua pihak, terutama masyarakat, dalam menjaga disiplin prokes di mana pun berada. Jangan sampai masyarakat merasa pandemi sudah berakhir dan euforia memuaskan dahaga berkumpul dengan abai prokes,” tutupnya.


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya