Berita

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

Lokasi IKN Baru Kebanjiran, PKS: Menunjukkan Kajian AMDAL Wajib Dilakukan Seksama

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 19:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dua desa dan 1 kelurahan Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur terendam banjir kemarin, Minggu (19/12).

Lokasi tersebut  berdekatan dengan lokasi ibukota negara baru yang tengah digarap pemerintah.

Banjir ini menuai polemik di kalangan masyarakat. Pasalnya, pemerintah sebelumnya mengklaim bahwa di lokasi ibukota negara yang baru bebas dari ancaman bencana termasuk banjir.


Menyikapi hal tersebut, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyampaikan bahwa adanya banjir di Penajam, menandakan bahwa pemerintah harus serius membahas AMDAL untuk ibukota negara baru.

“Ini kian menunjukkan bahwa kajian AMDAL wajib dilakukan dengan seksama,” ucap Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/12).

Anggota Komisi II DPR RI ini menambahkan, pemerintah seharusnya tidak perlu terburu-buru mendesak parlemen untuk segera merampungkan RUU IKN. Apalagi di dekat lokasi ibukota baru mengalami kebanjiran.

“Jangan terburu-buru baik pembahasan secara formil apalagi meteriil di RUU IKN,” imbuhnya.

Pihaknya mendesak pemerintah untuk segera menghentikan wacana pembangunan ibukota negara baru yang memiliki risiko kerugian fiskal negara yang cukup besar.

"PKS tetap menghimbau Pemerintah untuk enghentikan ide membangun IKN,” tutupnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya