Berita

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, saat mengunjungi kader PKS di Sumatera Selatan/Ist

Politik

Agar Lebih Diterima Masyarakat, Presiden PKS Ajak Kader di Sumsel Gencarkan Politik Silaturahim

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 14:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Untuk menciptakan kehangatan sekaligus menggerus stigma negatif di masyarakat, kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Sumatera Selatan (Sumsel) harus menggencarkan politik silaturahmi.

Hal ini merupakan ajakan langsung Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, saat bertemu kader-kader PKS Sumsel, Minggu (19/12).

“Dari beberapa agenda silaturahim yang dilakukan DPP ke tokoh masyarakat, disambut dengan hangat, dan ternyata ada banyak harapan yang dititipkan kepada PKS. Silaturahim seperti inilah yang harus kita gencarkan," kata Ahmad Syaikhu, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.


Menurutnya, setiap kader PKS harus memiliki semangat mengajak kepada kebaikan yang berlandaskan nilai-nilai dakwah, yang nanti pada akhirnya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Berkaca kepada agenda silaturahim kebangsaan dengan bertemu tokoh yang telah dilaksanakan di pusat, ia pun mengajak pengurus PKS yang berada di wilayah Sumatera Selatan agar dapat menggencarkan politik silaturahim ke berbagai kalangan.

Agar tercipta kehangatan dan dapat menggerus stigma negatif terhadap PKS yang muncul di tengah masyarakat. Sehingga masyarakat akan lebih membuka diri menerima kehadiran PKS.

"Saya harap seluruh kader di setiap daerah mulai melakukan politik silaturahim ini, agar masyarakat lebih membuka diri," tandasnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya