Berita

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti/Net

Politik

Survei Membuktikan Tingkat Keterpilihan Puan Maharani Masih Jauh di Bawah Susi Pudjiastuti

MINGGU, 19 DESEMBER 2021 | 12:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Jabatan Ketua DPR RI yang disandang Puan Maharani ternyata belum mampu mengerek tingkat keterpilihan atau elektabilitasnya sebagai kandidat Pilpres 2024 mendatang.

Bahkan dalam klaster tokoh perempuan, elektabilitas Ketua DPP PDI Perjuangan itu juga tampak tidak bisa berkutik. Nama Puan Maharani berada di bawah 4 tokoh lainnya

Hal ini sebagai mana tergambar dalam survei yang dilakukan oleh lembaga survei Kedai Kopi bertajuk "Survei Opini Publik Menuju 2024" yang dirilis Minggu (19/12).


Adapun keempat tokoh yang berada di atas Puan Maharani adalah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Di antara tokoh perempuan berikut ini, siapa yang anda pilih sebagai calon presiden?" bunyi pertanyaan dari tim survei kepada responden.

Hasilnya, Susi Pudjiastuti berada di urutan teratas dengan elektabilitas 29,1 persen. Posisi kedua diduduki Risma dengan 16,8 persen.

Selanjutnya di urutan ketiga yaitu, Khofifah dengan angka 16,3 persen dan keempat ada Sri Mulyani dengan angka 12,2 persen.

Puan Maharani harus puas di posisi kelima dengan elektabilitas di bawah 10 persen, yakni 7,1 persen.

Sementara, sebanyak 0,9 persen memilih tokoh perempuan lainnya seperti Najwa Shihab, Yenny Wahid dan lainnya. Dan sebanyak 17,6 persen menjawab tidak tahu.

Pengambilan sampel survei ini dilakukan pada 16 sampai dengan 24 November 2021 dengan melibatkan 1.200 responden secara nasional.

Survei ini dilakukan dengan metode survei home visit atau face to face interview yang memiliki error sampling kurang lebih sebesar 2,83 persen dengan interval kepercayaan sebesar 95 persen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya