Berita

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), Alif Kamal/RMOL

Politik

Teringat Kampanye Transparansi Jokowi, Petinggi Prima Berharap Kaesang Mau Diperiksa Soal Saham 92 M

MINGGU, 19 DESEMBER 2021 | 10:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep sudah seharusnya membuka diri untuk diperiksa pihak independen, terkait sumber uang yang digunakan untuk membeli saham perusahaan food frozen senilai hampir Rp 100 miliar.  

Harapan itu disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), Alif Kamal untuk mengakhiri polemik kepanjangan di publik tentang aliran dana yang masuk ke kantong Kaesang.

“Baiknya kaesang segera membuka diri untuk diperiksa oleh pihak independen terkait duit hampir 100 miliar itu. Terlepas soal ini ada aturan tidak ada aturan, pemeriksaan ini harus dilakukan," ujar Alif kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/12).


Selain agar polemik tidak berlarut, Alif Kamal juga menilai bahwa Kaesang harus ingat dengan prinsip transparansi yang pernah didengungkan Presiden Joko Widodo. Di mana transparansi harus dilakukan hingga ke lingkungan terdekat.

"Agar prinsip transparansi dari lingkungan terdekat terpenuhi. Ingat presiden selalu kampanyekan itu terkait pemerintahannya yang bersih dan transparan," kata Alif.

Kaesang, sambungnya, juga harus bisa menjaga kewibawaan Jokowi sebagai seorang ayah juga sekaligus Presiden RI.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya