Berita

Pendidikan politik kader AMPG Jatim/RMOLJatim

Politik

Bangun Citra Positif di 2024, AMPG Jatim Gelar Pendidikan Politik bagi Kader

MINGGU, 19 DESEMBER 2021 | 05:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Jawa Timur menggelar pelatihan  politik bagi para kader dengan tema "Pendidikan Dan Pelatihan Politik Komunikasi Media Sosial" di Hotel Grand Darmo Surabaya, Sabtu (18/12).

Agenda itu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan kader menggunakan media sosial dan membangun citra positif bagi Partai Golkar agar meraih hasil maksimal di Pemilu 2024 mendatang.

Ketua DPD Golkar Jatim, Sarmuji berharap, kader AMPG bisa meningkatkan kemampuannya untuk membela dan membangun opini positif Partai Golkar agar semakin dicintai oleh masyarakat.


Pasalnya, pada era reformasi, pertempuran paling riil adalah bertarung opini di media sosial untuk membangun dan merebut simpati rakyat.

"AMPG tidak sekedar berbaju loreng saja, tetapi harus menyesuaikan perkembangan zaman yang berubah sangat cepat. Apa yang disebut sebagai media sosial sekarang tidak hanya pertumbuhan fisik tetapi pertempuran gagasan pertempuran membangun opini," katanya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Anggota Komisi XI DPR RI tersebut berharap agar kader AMPG juga mampu membentengi serangan dan negatif yang berupaya mendegradasi citra positif partai berlambang pohon beringin itu.

"Kader AMPG harus mampu membentengi opini yang sangat mengganggu partai. Mereka harus terpanggil untuk hadir mewarnai dunia permedsosan supaya partai  lebih besar dan memiliki citra yang positif," tambahnya.

Sarmuji juga berharap kader AMPG bisa membangun citra positif bagi Partai Golkar di masyarakat dengan sering mengabarkan berita baik dan menyampaikan topik kegiatan dan kebijakan partai di grassroot.

Dikatakan Sarmuji, selama ini pihaknya berusaha melakukan revolusi komunikasi di Partai Golkar untuk meraih simpati generasi muda. Pasalnya, image Golkar sebagai partai tua dan sulit untuk diterima oleh generasi muda yang jumlah pemilihnya mencapai 60 persen di Pemilu 2024.

"Kami di Golkar melakukan revolusi komunikasi. Kenapa harus menggunakan revolusi, karena harus mengembalikan keadaan. Tidak seperti yang selama ini Partai Golkar adalah partai tua yang punya diksi-diksi partai tua tapi diksi-diksi itu sebenarnya adalah bagian paling tua adalah partai budaya ini susah sekali untuk diajak melakukan perubahan-perubahan sesuai dengan keadaan dan sosial yang berlaku," paparnya.

"Kita harus melakukan sesuatu yang besar. Partai selama ini termasuk Golkar berarti selama ini tidak punya cara untuk bagaimana bisa menyerap aspirasi rakyat selalu hadir dalam media sosial untuk membangun apa yang disebut revolusi komunikasi. Kita harus menggunakan maksimal media sosial ini untuk menjadi jembatan meraih simpati rakyat," jelasnya lagi.

Sementara itu Ketua AMPG Jatim, Pranaya Yudha Mahardika mengatakan, setelah melalui seleksi ketat, terjaring sekitar 56 peserta yang hadir dalam pelatihan tersebut. Akan diberi pelatihan agar bisa meningkatkan kemampuannya di media sosial dalam meningkatkan citra partai ke depan.

"Dari 98 yang ikut seleksi, yang lolos  menjadi 50 peserta. Kami juga memerlukan persyaratan yang ketat sehingga mereka yang kami juga memberlakukan persyaratan yang ketat sehingga yang mereka yang lolos seleksi memang benar-benar punya kemampuan dan terpilih," kata anggota DPRD Jatim itu.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya