Berita

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto/RMOLJatim

Politik

Waspada Omicron, Pemkot Surabaya Kembali Siagakan Kampung Tangguh

SABTU, 18 DESEMBER 2021 | 13:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Setelah varian Omicron ditemukan di Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung bergerak cepat untuk melakukan antisipasi.

Selain prokes kepada masyarakat lebih diketatkan dan operasi prokes sewaktu-waktu juga digalakkan, Pemkot juga menyiagakan kampung-kampung tangguh yang tersebar di berbagai penjuru Kota Pahlawan.

"Kami lebih menggencarkan prokes dibantu oleh Kapolrestabes, TNI, dan jajaran 3 pilar. Operasi prokes dan swab massal tetap kami lakukan pada waktu-waktu tertentu," kata Kepala BPB Linmas Kota Surabaya yang sekaligus Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (18/12).


Irvan juga memastikan Pemkot Surabaya mengaktifkan dan menggerakkan kembali Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo. Hal ini diperintah langsung oleh Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.

"Satgas kampung wani ini tetap diberdayakan untuk tetap waspada, kemudian mengantisipasi dan melaporkan warganya, terutama yang melakukan perjalanan dari luar kota dan luar negeri," katanya.

Bagi warga yang melakukan perjalanan dari luar kota maupun luar negeri juga akan lebih diawasi. Bahkan satgas kampung wani akan berperan mengawasi dan mencatat warga yang telah melakukan perjalan dari luar kota maupun luar negeri itu.

Meski begitu, Pemkot Surabaya tidak melarang masyarakat dalam beraktivitas dengan catatan harus tetap mengedepankan protokol kesehatan.

"Setiap kegiatan masyarakat yang berhubungan dengan mengumpulkan orang banyak, diminta rekomendasi ke satgas. Supaya dipastikan pelaksanaannya itu betul-betul menjalankan prokes," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya