Berita

Sepuluh Bupati/Walikota penerima Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI)/Ist

Politik

Kupas Rahasia 10 Bupati/Walikota Pemenang Anugerah Kebudayaan PWI

SABTU, 18 DESEMBER 2021 | 09:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 10 Bupati/Walikota akan menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI) pada Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara yang akan digelar pada 7 sampai 9 Februari 2022 mendatang.

Ketua Pelaksana AK PWI, Yusuf Susilo Hartono mengatakan, ada beberapa catatan tim juri dalam menetapkan penerima penghargaan AK-PWI kepada 10 kepala daerah.

Pada umumnya, para kepala daerah menyadari pentingnya membangun daerah berbasis kebudayaan yang selaras dengan tantangan zaman, baik ilmu pengetahuan dan teknologi hingga gaya kepemimpinan kepala daerah yang melayani.
 

 
Kearifan Lokal

Pada sektor kesehatan, khususnya dalam upaya melawan Covid-19 dan perilaku baru, para bupati dan walikota menggunakan kearifan lokal, di luar cara-cara formal yang telah ditetapkan pemerintah pusat, berupa cuci tangan, pakai masker, jaga jarak.

Salah satu contohnya dilakukan Walikota Padang Panjang, Fadly Amram yang menjadikan rumah gadang tidak hanya rumah tinggal satu kaum, melainkan digunakan untuk tempat isolasi mandiri warga kaum adat yang merasa ragu dan malu menjalani isolasi di Rumah Sakit Daerah.

"Di rumah gadang, mereka merasa dirumah sendiri, apalagi makanan diantar sanak saudara pula," jelas Yusuf Susilo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/12).

Contoh lain dilakukan Walikota Bengkulu, Helmi Hassan yang mereaktualisi tradisi belenguk (berkumpul berkerumun) gaya baru dengan berbagai terobosan aplikasi mutakhir, salah satunya SLAWE (Sistem Layanan Administrasi Warga Elektronik) untk urusan kependudukan.

Terobosan Kebudayaan
 
Di samping menjaga keseimbangan kesehatan dan ekonomi, para bupati dan walikota berusaha mewujudkan kerja-kerja kebudayaan dan penggunaan teknologi informasi.

Hal ini ditunjukkan Bupati Magetan, Suprawoto. Melalui visi misi menjadikan kabupaten literasi, ia menggenjot berbagai program literasi, seperti penulisan sejarah desa, sejarah sekolah.

Kemudian memfasilitasi motor penggerak kelompok penulis yang telah menerbitkan ratusan judul buku. Menggelar apresiasi melalui program purnama sastra dengan membaca puisi (jawa), cerita pendek, mendongeng, bedah buku dan lain-lain.

Di tengah kesibukan melayani rakyat, Suprawoto sendiri terus menulis untuk majalah, koran, juga membuat buku. Boleh jadi ia "bupati penulis" yang paling produktif saat ini.
 
Ada pula Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Dengan tagline "Megilan", ia berusaha merekonstruksi kejayaan Lamongan sebagai pusat peradaban Raja Airlangga melalui pengukuhan 1.000 tahun prasasti Cane.

Selain itu, ada Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, menggunakan pendekatan tradisi gotong royong, merangkul para pemikir kebudayaan, hingga para seniman agar tetap bisa berkarya dengan memanfaatkan berbagai kanal dan teknologi informasi di masa pandemi menuju kenormalan baru.

Ia juga menggelar berbagai ajang festival, baik tradisi maupun kontemporer serta merenovasi Taman Balekambang dengan wajah baru, sebagai arena kreasi dan rekreasi yang lebih ramah dan mudah diakses.

Awal Desember lalu, Surakarta bersama daerah lain, dinobatkan sebagai Kota Pemajuan Kebudayaan oleh Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI).

Tim juri AK-PWI diketuai Agus Dermawan T, dengan anggota Ninok Leksono, Nungki Kusumastuti, Atal S. Depari, dan Yusuf Susilo Hartono (sekaligus Ketua Pelaksana AK-PWI).

Setidaknya, ada 10 kepala daerah dengan rincian enam bupati, dan empat walikota yang akan menerima penghargaan AK- PWI pada HPN 2022.

Mereka adala Walikota Padang Panjang, Fadly Amran (Datuak Paduko Malano); Bupati Magetan, Suprawoto; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi; Bupati Indramayu, Nina Agustina; Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

Lalu Bupati Sumbawa Barat, Musyafirin; Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka; Walikota Bengkulu, Helmi Hassan; Bupati Buton, La Bakri; dan Bupati Lamandau, Hendra Lesmana.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya