Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Alifudin/Net

Politik

PKS Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus Cari Alur Penyebab Omicron Masuk

JUMAT, 17 DESEMBER 2021 | 14:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta untuk membuat kebijakan khusus yang lebih ketat terkait masuknya varian baru Covid-19 Omicron ke Indonesia. Kebijakan itu harus dibuat berdasarkan ilmu kesehatan agar masyarakat lebih tenang.

Anggota Komisi IX DPR RI, Alifudin juga mengingatkan, kasus Omicron ini akan memunculkan spekulasi di tengah masyarakat bahwa mafia karantina itu dimungkinkan ada dan hal tersebut harus segera ditindak tegas.

"Pasien yang terdeteksi virus omicron di Wisma Atlet, agar pemerintah membentuk tim khusus mencari alur penyebabnya dari mana virus ini bisa masuk ke Indonesia," tegasnya kepada wartawan, Jumat (17/12).


Ketua Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Kalimantan DPP PKS itu melanjutkan bahwa pembuktian dari setiap kasus harus memakai pendekatan ilmu pengetahuan kesehatan, bukan ekonomi atau yang lain. Apalagi soal pemerintah dalam mengambil kebijakan yang labil, hal itu juga harus memakai pendekatan sains.

"Terakhir pesan saya, masyarakat tetap tenang tapi tetap waspada, apalagi yang sudah melakukan vaksin, tetap jaga protokol kesehatan dimana pun aktivitas kita berada," demikian Alifudin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya