Berita

Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan/RMOL

Politik

Demokrat Dorong Jokowi Terbitkan Perppu Presidential Threshold 0 Persen

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 19:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Suara-suara publik yang menginginkan perubahan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) menjadi 0 persen semakin menguat.

Dari sekian partai politik besar yang sudah bersuara mendukung implementasi presidential threshold 0 persen, Partai Demokrat menjadi salah satu parpol yang masuk di dalam kelompok ini.

Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan menerangkan, pihaknya sedari awal sudah mendukung adanya presidential threshold 0 persen.

"Saya, Pak SBY juga sudah bilang, (sekarang) masih (sama sikap), nol persen (presidential threshold)," ujar Hinca kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/12).

Menurut mantan Sekjen Partai Demokrat ini, pemerintah dan DPR saat ini tengah mempertimbangkan melakukan revisi UU 7/2017 tentang Pemilu, mengingat aturan presidential threshold 0 persen terdapat di Pasal 222 UU ini.

"Kalau Demokrat terus terang, ayo kita ubah semuanya. Kalau memang diinginkan masyarakat," ucapnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi III DPR RI ini menegaskan sikap Partai Demokrat akan tegak lurus mendukung pihak-pihak yang mendorong adanya perubahan presidential threshold menjadi 0 persen. Termasuk, sejumlah tokoh yang menggugat Pasal 222 UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi seperti mantan Panglima TNI Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo, dan Aktivis Ferry Juliantono.

"Jadi, saya kira ayolah kita buka telinga buka mata, buka hati kita, buka ini semua," katanya.

Namun, tambah Hinca, apabila MK memutuskan tidak mengubah presidential threshold menjadi 0 persen, maka Demokrat mendorong Presiden Joko Widodo ambil sikap.

"Presiden bisa saja buat Perppu dan di DPR nanti kita bahas tentu kami setuju," demikian Hinca.

Populer

Pendapatan Telkom Rp9 T dari "Telepon Tidur" Patut Dicurigai

Rabu, 24 April 2024 | 02:12

Polemik Jam Buka Toko Kelontong Madura di Bali

Sabtu, 27 April 2024 | 17:17

Pj Gubernur Ingin Sumedang Kembali jadi Paradijs van Java

Selasa, 23 April 2024 | 12:42

Bey Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Haji Jawa Barat

Rabu, 01 Mei 2024 | 08:43

Jurus Anies dan Prabowo Mengunci Kelicikan Jokowi

Rabu, 24 April 2024 | 19:46

Tim Hukum PDIP Minta Penetapan Prabowo-Gibran Ditunda

Selasa, 23 April 2024 | 19:52

Pj Gubernur Jabar Minta Pemkab Garut Perbaiki Rumah Rusak Terdampak Gempa

Senin, 29 April 2024 | 01:56

UPDATE

Prabowo-Gibran Perlu Buat Kabinet Zaken

Jumat, 03 Mei 2024 | 18:00

Dahnil Jamin Pemerintahan Prabowo Jaga Kebebasan Pers

Jumat, 03 Mei 2024 | 17:57

Dibantu China, Pakistan Sukses Luncurkan Misi Bulan Pertama

Jumat, 03 Mei 2024 | 17:46

Prajurit Marinir Bersama Warga di Sebatik Gotong Royong Renovasi Gereja

Jumat, 03 Mei 2024 | 17:36

Sakit Hati Usai Berkencan Jadi Motif Pembunuhan Wanita Dalam Koper

Jumat, 03 Mei 2024 | 17:26

Pemerintah: Internet Garapan Elon Musk Menjangkau Titik Buta

Jumat, 03 Mei 2024 | 17:26

Bamsoet Minta Pemerintah Transparan Soal Vaksin AstraZeneca

Jumat, 03 Mei 2024 | 17:16

DPR Imbau Masyarakat Tak Tergiur Investasi Bunga Besar

Jumat, 03 Mei 2024 | 17:06

Hakim MK Singgung Kekalahan Timnas U-23 dalam Sidang Sengketa Pileg

Jumat, 03 Mei 2024 | 16:53

Polisi Tangkap 2.100 Demonstran Pro-Palestina di Kampus-kampus AS

Jumat, 03 Mei 2024 | 16:19

Selengkapnya