Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Saleh Daulay: Perlu Dipastikan Petugas Kebersihan Wisma Atlet Tertular Omicron dari Mana?

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 18:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta serius dalam menghadapi kemunculan varian Omicron di Indonesia. Salah satunya dengan memasifkan testing dan tracing.

Permintaan itu disampaikan anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay setelah seorang petugas kebersihan di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta dinyatakan positif terjangkit Omicron.

Saleh Daulay yakin petugas tersebut terjangkit dari orang lain yang mungkin pernah dirawat di sana. Sebab, petugas kebersihan hampir dipastikan tidak pernah ke luar negeri.


“Karena itu, kalaupun dia terjangkit, pasti dari orang yang pernah dirawat di sana. Atau bisa juga di luar wisma. Nah, itu yang perlu dipastikan. Testing dan tracing diperlukan untuk mengetahui peta persebarannya,” kata Saleh kepada wartawan, Kamis (16/12).

Ketua Fraksi PAN ini mengatakan varian Omicron perlu diwaspadai secara ketat oleh pemerintah Indonesia. Pasalnya, varian ini dinyatakan lebih berbahaya daripada varian sebelumnya.

“Tentu penanganannya juga lebih ekstra. Pasien yang terkonfirmasi tersebut harus ditangani secara baik. Dipastikan bahwa pasien tidak menularkan ke orang lain. Karantina dan isolasinya perlu lebih ketat,” katanya.

Pihaknya meyakini, pemerintah lebih sigap dalam menyikapi masuknya varian baru yang datang dari Afrika tersebut. Saleh juga meminta pemerintah untuk meminta para akademisi maupun epidemiolog untuk dapat mewaspadai varian baru ini.

"Mestinya, kita kan sudah siap. Tidak seperti persiapan kita ketika menghadapi varian Delta. Kita harapkan satgas mampu mengkanalisasi kasus omicron ini sehingga tidak meluas,” katanya.

Di sisi lain, masyarakat diminta untuk semakin berhati-hati dan waspada. Prokes harus ditingkatkan. Perlu saling mengingatkan dan memberitahu.

"Penerapan prokes tidak kenal levelisasi. Apa pun tingkat level PPKM-nya, prokes tetap sama. Itu yang perlu dipahami dan diterapkan bersama,” demikian Saleh.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya