Berita

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

KKB Kembali Berulah, HNW: Harusnya KSAD Tegas Seperti KSAL

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 18:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali melakukan penyerangan terhadap sipil dan juga aparat keamanan di Papua. Kali ini KKB membakar sekolah dan juga menembaki aparat TNI dan juga Polri.

Hal ini mendapatkan sorotan dari Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid menyampaikan bahwa seharusnya KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman tidak melontarkan pernyataan yang kontroversi dengan merangkul KKB. Namun, pernyataan tersebut telah diralat oleh juru bicaranya.

"Ya, memang sejak ada yang mengatakan bahwa mereka saudara harus dirangkul, dan pada saat itu juga jubirnya mengatakan menolak mereka bukan saudara. Mereka bahkan menegaskan akan bertanggung jawab atas beragam jenis dan tindakan yang menimpa polisi atau NTI atau membakar puskesmas, musholla, pasar, terkahir membakar SMP,” kata Hidayat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/12).


Wakil Dewan Syuro PKS ini menambahkan bahwa KSAD seharusnya tegas dengan KKB terlebih para kelompok separatis di Papua tersebut secara terang-terangan mengibarkan bendera bintang kejora di Jakarta. Maka, TNI dan Polri harusnya memiliki sikap tegas kepada mereka.

"Saya kira sudah lebih dari jelaslah ya di Jakarta sudah ada tuh yang mengibarkan bendera bintang kejora muter-muter Jakarta, jadi kalau semestinya sih kalau kita masih semboyannya NKRI harga mati itu betul-betul harus disikapi dengan cara yang serius,” ujarnya.

Pihaknya mengapresiasi terhadap pernyataan KSAL Laksmana Yudo Margono yang tegas di Natuna. Seharusnya sikap tegas tersebut terlontar dari KSAD untuk KKB.

“Seperti kita salut tuh pernyataan KSAL tidak akan mundur selangkahpun untuk mempertahankan kedaulatan Indonesia di Natuna. Ya harusnya begitu TNI itu. Bukan kita maunya perang tapi mempertahankan kedaulatan NKRI itu adalah sebuah doktrin sudah selesai apalagi di kalangan TNI,” tandasnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya