Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno diberi penghargaan oleh Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia/Net

Politik

Dapat Penghargaan PIMTI, Sandiaga: Untuk Perempuan-perempuan Tangguh dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 14:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kaum perempuan Indonesia didorong untuk terus berkarya hingga menjadi inspirasi bagi semua.

Hal itu disampaikan Menteri Perekonomian dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno usai menerima penghargaan dari Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia yang ia bagikan melalui akun Twitternya, Kamis (16/12).

“Penghargaan yang saya dapat ini saya persembahkan untuk perempuan-perempuan hebat dan tangguh yang telah bekerja tanpa lelah menyelamatkan lapangan kerja dan mengakselerasi kebangkitan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Sandiaga.


Kemenparekraf sendiri telah menerpakan kebijakan pengarusutamaan gender melalui penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan dalam jabatan pimpinan tinggi. Penempatan ASN perempuan di Kemenparekraf bahkan diklaim mencapai 41 persen.

“Insyaallah ini akan menjadi motivasi para ASN perempuan untuk terus berkarya dan berprestasi serta menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya,” lanjutnya.

Dalam kesempatan sebelumnya, Sandi juga menekankan perempuan turut berperan dalam upaya membangkitkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia.

"Bangkitnya perekonomian nasional adalah bangkitnya UMKM, serta bangkitnya perempuan Indonesia yang berdaya khususnya pada bidang ekonomi sebagai pelaku usaha UMKM, yang memiliki peranan sangat penting bagi ketahanan ekonomi keluarga juga bagi negara," kata Sandiaga.

Ikatan Pimti Perempuan Indonesia adalah organisasi yang dimaksudkan sebagai wadah bagi pimpinan tinggi ASN perempuan Indonesia. Organisasi ini guna mengakselerasi tercapainya tujuan pembangunan nasional menuju Indonesia maju.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya