Berita

Ketua Fraksi PPP DPR RI Amir Uskara/RMOL

Politik

Fraksi PPP Seriusi Wacana Preshold Nol Persen, Siap Kaji Perppu dari Presiden

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 14:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold kecil kemungkinan untuk diturunkan apalagi kemudian ditetapkan menjadi nol persen setelah revisi UU 7/2017 tentang Pemilu tidak masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) Prioritas 2022.


Satu cara yang bisa dilakukan untuk menghapuskan presidential threshold adalah Presiden Joko Widodo menerbitkan peraturan pengganti undang-undang atau Perppu.

Soal kemungkinan Presiden Jokowi menerbitkan perrpu itu, Ketua Fraksi PPP DPR RI Amir Uskara mengatakan, pihaknya hanya bisa menanti dan siap mengkaji jika perppu benar diterbitkan.


"Kita nggak bisa menanggapi, kalaupun presiden mengeluarkan perppu tentu nanti kita akan kaji," ujar Amir Uskara di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/12).

Untuk saat ini, kata Amir, PPP berpegang pada peraruran yahg yang sedang eksis, yakni UU 7/2017 tentang Pemilu yang mematok angka presidential threshold 20 persen kursi parlemen atau 25 persen suara hasil pemilu terakhir.

"atapi yang pasti dari keputusan bersama di DPR ini untuk sementara ini tidak ada perubahan untuk UU Pemilu, sehingga kita berpegangan di situ dulu," terangnya.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI ini memastikan, tentu semua perubahan akan didiskusikan bersama diantata DPR RI dan pemerintah soal dinamika presidential threshold itu.

"Selama tidak ada perubahan UU Pemilu maka presidential threshold masih 20 persen, kalau misal ada perubahan tentu kita diskusikan," pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya