Berita

Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa/Net

Politik

Elektabilitasnya Lebih Mudah Didongkrak, Andika Lebih Potensial Duet dengan Puan Ketimbang Prabowo

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 09:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dinilai lebih cocok dipasangkan dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani pada gelaran Pilpres 2024, ketimbang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pasalnya, elektabilitas Menteri Pertahanan itu cenderung stagnan dalam beberapa tahun terakhir. Sedangkan Andika merupakan figur baru yang punya karier cemerlang di TNI. Sehingga elektabilitasnya lebih mudah untuk didongkrak untuk maju di Pilpres 2024 bersama Puan.

"Jika dibandingkan dengan Prabowo, Andika memungkinkan lebih mudah dibangun popularitas dan elektabilitasnya, terlebih dengan catatan karier militernya terbilang cemerlang," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (16/12).  


Dedi menambahkan, berbeda dengan Prabowo yang dinilai sudah masuk masa puncak kariernya di politik. Sehingga, sangat memungkinkan Prabowo bakal mengalami penurunan elektabilitas. Terlebih, mantan Danjen Kopassus itu sudah berkali-kali nyapres dan gagal menjadi RI-1.

"Prabowo sudah pada tahapan puncak, kini tinggal  penurunan elektabilitas, jika konsisten turunnya elektabilitas Prabowo, bukan tidak mungkin ia makin tertinggal," tuturnya.

Soal Puan, Dedi menilai PDIP merupakan partai pemenang Pemilu yang pastinya tanpa berkoalisi dengan siapapun di Pilpres 2024 nanti, akan sangat mudah mengusung Ketua DPR RI itu. Termasuk untuk diduetkan dengan Andika Perkasa.

"Sah saja bagi siapapun disandingkan dengan Puan, mengingat PDIP sebagai satu-satunya Parpol pemilik tiket Pilpres tanpa koalisi, termasuk menggandeng Andika Perkasa," demikian Dedi Kurnia.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya