Berita

Ketua Koordinasi Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, Suyoto/Net

Politik

Nasdem Ingatkan Sesama Parpol Tidak Saling Menjatuhkan

RABU, 15 DESEMBER 2021 | 23:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Koordinasi Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, Suyoto, mengingatkan kepada seluruh kader dan pengurus partai untuk menjaga etika dan sopan santun dalam berpolitik.

Menurut Suyoto, sebagai partai yang menjunjung tinggi restorasi Indonesia, seluruh kader Nasdem harus menghormati partai politik lain.

"Jangan saling menghujat apalagi menjelekkan partai lain menjelang musim politik di Pemilu 2024," ujar Suyoto, Rabu (15/12).


Dia mengibaratkan sistem demokrasi itu merupakan perlombaan untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Tidak ada musuh politik, yang ada hanyalah sesama peserta perlombaan. Tanpa yang lain tidak ada perlombaan,” imbuhnya.

Mantan Bupati Bajonegoro dua periode ini percaya bahwa pilihan kebijakan publik semua pimpinan partai politik termasuk Partai Nasdem, berangkat dari semangat keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia dan dengan alam.

"Ini mirip di Bali. Partai boleh beda tapi semangat sama, Tri Hita Karana. Semangat restorasi Nasdem tak lain hanyalah usaha politik untuk memperkokoh kehadiran politik dalam spirit Tri Hita Karana. Manfaatnya harus jelas dan nyata, yaitu kesejahteraan dan kebahagiaan rakyat," imbuhnya.

Suyoto berharap, agar seluruh kader dan pengurus Partai Nasdem bekerja keras demi meraih kepercayaan masyarakat. Artinya, semakin besar Partai Nasdem, harus semakin sejahtera dan bahagia masyarakatnya.

Suyoto menjelaskan forum seperti Rakorwil diharapkan menjadi forum konsolidasi ideologi, personel dan struktural. Tujuannya, untuk mendukung gerak kehadiran partai Nasdem di Bali.

"Mohon izin dan dukungan semua pihak agar kehadiran NasDem benar-benar bermanfaat bagi kemajuan,” demikian Suyoto.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya