Berita

Diskusi bertajuk "Dampak Elektoral Prestasi Menteri Pada Pilpres 2024" yang salah satu pembicaranya ialah Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wasisto Raharjo Jati pada Sabtu (11/12)/RMOL

Politik

Peneliti LIPI: Figur Menteri yang Berhasil Jadi Presiden Hanya SBY, Setelah Itu ...

SABTU, 11 DESEMBER 2021 | 18:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Figur Menteri yang dinilai potensial menjadi calon presiden untuk Pemilu 2024 mendatang belum terlihat hingga saat ini.

Pasalnya, tren menteri jadi capres dan berhasil memimpin negara Republik Indonesia, terakhir kali dalam sejarah Pemilu hanya dilakukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat itu menjabat Menko Polhukam sebelum menjadi Presiden RI periode 2004-2009 atau periode pertamanya menjadi kepala negara.


Demikian disampaikan Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wasisto Raharjo Jati, saat menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk "Dampak Elektoral Prestasi Menteri Pada Pilpres 2024" pada Sabtu (11/12).

"Mungkin kalau dalam sejarah pemilu Indonesia hanya Pak SBY sejauh ini yang bisa mengangkat dari figur menteri ke presiden. Setelah itu belum ada lagi," kata Wasisto.

Wasisto menuturkan, SBY begitu cerdik dan jeli dalam membaca dan memanfaatkan peluang hingga ia menjadi Presiden RI setelah menjabat Menko Polhukam di era Presiden kelima Megawati Soekarnoputri.

"Jika kita belajar secara komparatif apa yang dilakukan Pak SBY itu memang posisi beliau di Menko Polhukam di mana beliau juga terbantu bahkan narasi melankolis dia bangun saat itu," tuturnya.

Menurut Wasisto, pada konteks sekarang, para Menteri yang ada di pusaran hasil survei nasional menjelang Pemilu 2024 belum terlihat ada yang berani membuat manuver atau narasi sendiri.

"Sehingga mereka masih kesannya mau tidak mau," katanya.

"Nah inilah yang membuat publik itu bertanya-tanya atau apakah mereka benar-benar maju ke ranah elektoral tidak," demikian Wasisto.

Hadir dalam diskusi tersebut antara lain Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Ali Rif'an.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya