Berita

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir (tengah) dianugerahi sebagai Penggerak Ekonomi Syariah oleh Majelis Ulama Indonesia/Repro

Politik

Konsisten Bekerja untuk Umat, Erick Thohir Dianugerahi sebagai Penggerak Ekonomi Syariah

SABTU, 11 DESEMBER 2021 | 13:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Konsistensi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menggerakkan potensi ekonomi nasional mendapat atensi khusus dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dalam Kongres Ekonomi Umat 2 Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang digelar hari ini, Menteri Erick mendapat anugerah sebagai Penggerak Ekonomi Syariah oleh Majelis Ulama Indonesia.

Penghargaan tersebut disaksikan seluruh perwakilan MUI dan organisasi Islam seluruh Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (11/12).


Penghargaan tersebut diberikan bukan tanpa alasan. Selama ini, Menteri Erick yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sangat kongkret bekerja untuk kebangkitan ekonomi umat.

Sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo dalam mengangkat ekonomi umat demi Indonesia Maju, Menteri Erick telah bekerja dari hulu ke hilir mendorong program ekonomi umat.

Sebut saja program Muslim LeaderPreneur yang belum lama ini diluncurkan di Masjid Istiqlal. Muslim LeaderPreuner akan melaksanakan program yang komprehensif mulai dari pelatihan, pendampingan, pemberian penghargaan hingga akses pembiayaan yang bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia.

Masih di sektor hulu, Erick Thohir juga membuat program kemitraan Pertashop untuk pesantren maupun masjid, program makmur, Kredit Usaha Rakyat, Mekaar, dan pasar digital UMKM.

Belum lagi merger Bank Syariah Indonesia. Penyatuan tiga perbankan BUMN ini ditargetkan akan masuk lima besar Bank di Indonesia dan 10 besar Bank Syariah di dunia.

Kiprah Erick Thohir dalam ekonomi kerakyatan bahkan sudah dilakukan jauh sebelum masuk kabinet. Publik sudah mengetahui, bagaimana Erick Thohir memiliki harian umum bernama Republika yang konsisten memberitakan ekonomi dan keuangan syariah.

Kini, di Kementerian BUMN, Erick Thohir telah mewujudkan program Padi UMKM sebagai platform digital UMKM dan BUMN untuk mempertemukan UMKM dalam ekosistem pengadaan BUMN.

Tercatat hingga Oktober 2021, ada 196 ribu transaksi dengan total nilai 14,9 triliun yang melibatkan 12 ribu UMKM. Selanjutnya ada program Makmur sebagai ekosistem pemberdayaan, peningkatan produktivitas dan keuntungan petani.

Di MES, dicanangkan program pemberdayaan pesantren, pengusaha daerah, dan pedesaan, melalui kemitraan pertashop. Pada tahun ini juga, di bursa efek Indonesia, telah diluncurkan indeks MES-BUMN 17 yang berisi saham-saham BUMN yang sesuai syariah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya