Berita

Dubes Spanyol Muhammad Najib saat menyambut atlet bulutangkis Indonesia yang akan berlaga di BWF/Ist

Dunia

Dubes M Najib Dorong Pelatih Indonesia Melatih Pebulutangkis Spanyol

JUMAT, 10 DESEMBER 2021 | 03:41 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Spanyol, Muhammad Najib menyambut kedatangan tim Atlet Bulutangkis Indonesia yang akan bertanding di BWF Badminton World Championship Huelva, Spanyol pada 12 hingga 19 Desember 2021 mendatang.

Di bawah asuhan pelatih Vita Marissa, Serena Kani dan Dejan Ferdinansyah sebagai ganda campuran dari PB Jarum, akan unjuk prestasi setinggi-tingginya untuk mengharumkan nama Indonesia pada panggung internasional di Palacio de Deportes Carolina Marín.

“Semoga tim yang dipimpin coach Vita Marissa, dapat meraih prestasi tertinggi pada kejuaraan dunia bulutangkis di Huelva”, kata Dubes Najib dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12) ketika memberikan bouquet bunga kepada pelatih tim PB Djarum tersebut.


Dalam kesempatan ini, Dubes Najib juga mengutarakan harapannya untuk mengembangkan diplomasi bulutangkis dengan cara menyediakan pelatih Indonesia untuk para pemain bulutangkis Spanyol.

“Sebagai negara yang tangguh dalam bulutangkis, nama Indonesia sudah dikenal cukup luas di masyarakat Spanyol,” ungkap Dubes Najib.

Dubes Najib berharap PB Djarum dapat memenuhi harapan ini. Dubes RI untuk Spanyol tersebut meyakini PB Jarum dapat mengambil peran besar dala diplomasi bulutangkis.

Pasalnya, Indonesia pernah punya pengalaman mengorbitkan pebulutangkis putri Spanyol bernama Carolina Marin hingga menjadi juara tunggal putri pada Olimpiade tahun 2016, yang berlangsung di Rio de Janeriro, Brazil. Sampai saat ini, nama Carolina Marin terus dikenang dengan cara memberi nama GOR bulutangkis yang berada di kota Huelva, yang merupakan daerah otonomi Andalusia, di Spanyol bagian Selatan.

“Sampai saat ini reputasi Carolina Marin belum tertandingi oleh pebulutangkis Spanyol lainnya. Kini Carolina Marin masih menduduki ranking 6 dunia untuk tunggal putri,” pungkas Dubes Najib.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya