Berita

Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai Nasdem, Amelia Anggraini/Net

Politik

Kasus Kekerasan Seksual Kian Memprihatinkan, Nasdem Desak RUU TPKS Segera Diparipurnakan

SENIN, 06 DESEMBER 2021 | 11:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan yang masih saja terjadi membuat publik prihatin. Kasus kekerasan seksual terbaru terjadi di Malang, Jawa Timur, membuat korban mengalami depresi dan nekat bunuh diri.

Merespons situasi yang tengah berkembang, Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai Nasdem, Amelia Anggraini, mendesak agar Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) segera dibahas di tingkat satu antara DPR dan Pemerintah.

“Bisa kita pantau sepanjang bulan ini saja beberapa kasus kekerasan seksual muncul di media dan media sosial. Mau sampai kapan ini terus berulang? Kita perlu mendesak dan mengajak semua elemen bersatu padu agar RUU TPKS segera diparipurnakan untuk segera dibahas dengan pemerintah,” ujar Amelia Anggraini melalui keterangannya, Senin (6/12).


Anggota DPR periode 2014-2019 tersebut menambahkan, urgensi penyelesaian RUU TPKS sudah tidak bisa dipertanyakan lagi.

Namun, Amel begitu ia sering disapa, mengakui kalau pembahasan RUU TPKS ini menghadapi dinamika dan tarik ulur di DPR. Ia berharap semua pimpinan Badan Legislasi (Baleg) dan pimpinan partai dapat mencapai kesepahaman bersama bahwa angka kekerasan seksual yang terus meningkat harus segera dihentikan.

“Pleno Panja sempat tertunda karena dinamika yang terjadi di DPR. Mudah-mudahan tanggal 15 Desember ini Rapat Paripurna DPR mensahkan RUU TPKS sebagai RUU usulan DPR,” harapnya.

Pengesahan RUU TPKS oleh DPR nanti menurut Amel akan membawa oase bagi penyintas kekerasan seksual di seluruh penjuru negeri. Hal ini menunjukan bahwa kerja advokasi terhadap para korban kekerasan seksual tidak sia-sia.

“Sudah enam tahun kita berjuang dan mengawal RUU yang dulu namanya Penghapusan Kekerasan Seksual. Jadi ketika DPR mengetuk palu mensahkan RUU TPKS ini sebagai RUU usulan DPR, kerja keras kita selama ini tidak sia-sia. Tinggal nanti kita kawal terus sejauh mana pembahasan antara DPR dan pemerintah untuk RUU TPKS ini,” demikian Amel.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya