Berita

Begawan Ekonomi, Rizal Ramli saat hadiri diskusi di DPP PKB, Jalan raden Shaleh 9, Jakarta Pusat, Kamis (2/12)/RMOL

Politik

Rizal Ramli: Jangan Pernah Jadikan NU Kendaraan Plat Merah

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 16:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama adalah kendaraan besar masyarakat muslim Indonesia yang harus berjalan sebagai kekuatan sipil, tanpa ada keterikatan dengan pemerintah.

Begitu dikatakan mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli dalam Halaqoh Satu Abad NU bertema "Gagasan Kontributif Membangun Kemandirian Ekonomi Nahdliyyin" di Kantor DPP PKB, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (2/12).

"Kalau saya bilang, NU itu kendaraan plat hitam artinya organisasi masyarakat, jadi jangan sampai NU jadi mobil plat merah," kata Rizal Ramli.


Dalam pandangan Rizal, NU mampu berdiri secara objektif dalam menilai pemerintah. Baik itu ketika memberikan kritik ataupun pujian pada kinerja pemerintah.

"Bahwa NU, kalau pemerintah bagus wajib hukum dipuji, kalau tidak bagus wajib kita katakan itu nggak bener. Menurut hemat saya itu yang membuat NU besar," terangnya.

Selain Rizal Ramli, narasumber yang dihadirkan dalam acara yang diadakan DPP PKB dalam menyambut usia satu abad NU diantaranya: mantan Wapres RI Jusuf Kalla, Direktur INFID Sugeng bahagijo.

Selain itu, mantan Ketum PB PMII dan Wasekjen PP GP Ansor yang juga penulis buku Nahdlatut Tujjar, Addin jauharudin.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya