Berita

Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Nusantara

Ketua DPD Yakin Kawasan Industri Halal Tumbuhkan Investasi dan Ekonomi

RABU, 01 DESEMBER 2021 | 03:07 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berkayakinan Kawasan Industri Halal (KIH) sukses menarik investasi dan menumbuhkan ekonomi. Karena menurut dia, Kawasan Industri Halal merupakan wujud komitmen pemerintah mewujudkan industrialisasi produk halal.

"Produk halal kini sedang menjadi primadona masyarakat internasional. Kehadiran Kawasan Industri Nasional mampu menarik investasi. Pada saat yang sama, perekonomian pun bergerak," kata LaNyalla, saat kunjungan ke Subang, Jawa Barat, Selasa (30/11).

Indonesia sendiri memiliki beberapa sentra Kawasan Industri Halal. Di antaranya adalah Modern Halal Valley di Cikande Banten, Halal Industrial Park di Sidoarjo dan Bintan Inti Halal.


"Kita juga memliki belasan potensi kawasan lainnya yang sedang berproses menjadi Kawasan Industri Halal. Semakin banyak zona industri halal akan semakin menumbuhkan berbagai produk halal," tutur LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu menilai, Kawasan Industri Halal merupakan starting point untuk memicu pertumbuhan ekonomi, karena pasar produksi halal nasional sangat besar.

"Potensi yang harus dikembangkan para pelaku UKM dan UMKM," terang Ketua Dewan Penasehat KADIN Jatim itu.

Dari penilaiannya, Kawasan Industri Halal menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi, baik produk jadi maupun produksi penunjang seperti pertumbuhan sumber daya alam serta pendukung seperti pelayanan dan jasa.

"Pemerintah juga perlu membuka investasi seluas-luasnya, sehingga masyarakat mendapatkan manfaat dari Kawasan Industri Halal ini," terang LaNyalla.

Dikatakannya, Kawasan Industri Halal perlu untuk terus dikembangkan, oleh karena permintaan produk halal dari masyarakat internasional semakin tinggi.

"Hal ini juga menjadi upaya penting pemerintah yang berharap Indonesia menjadi sentra produk halal," katanya.

Menurut LaNyalla, Indonesia memiliki Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang begitu besar. Untuk itu, sudah sepatutnya produk halal mendapat dukungan luas pemerintah.

"Sudah sepatutnya kita memberi dukungan, karena produk halal memiliki potensi yang begitu besar di pasar internasional," ujarnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya