Berita

Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan/Net

Politik

Jokowi Rugi jika Tarik Zulhas ke Dalam Kabinet

JUMAT, 26 NOVEMBER 2021 | 19:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Presiden Joko Widodo akan menanggung kerugian jika memasukan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan ke dalam kabinet.

Analis komunikasi politik Tamil Selvan membeberkan salah satu kerugian yang bakal ditanggung Presiden Jokowi apabila memasukan Zulkifli Hasan ke dalam barisan pemerintahannya.

Salah satu kerugiannya, Jokowi akan dicap masih menjalankan politik transaksional atau jika diistilahkan bagi-bagi jatah kursi.


“Nuansa bagi-bagi kursi akan sangat kental,” kata Tamil kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/11).

Disisi lain, menurut Tamil, masuknya Zulkifli Hasan ke dalam kabinet pemerintahan akan menjadi bumerang yang sangat merusak citra pemerintah. Sebab, Zulkifli masih membawa dosa masa lalu saat menjabat sebagai Menteri Kehutanan.

Bahkan saat itu, orang nomor satu di PAN ini terseret-serat kasus alih fungsi hutan menjadi lahan perkebunan sawit yang diperiksa KPK.

“Maka publik akan membandingkan bagaimana kinerja Zulhas ketika menjabat sebagai Menteri Kehutanan dulu. Berapa banyak lahan yang dialihkan menjadi kebun sawit. Jadi hal ini akan membuat situasi politik semakin tidak kondusif,” pungkas Tamil.

Namun demikian, Tamil menambahkan, secara politik adalah hal yang wajar jika Zulkifli Hasan mendapat jabatan menteri sebagai simbol koalisi partai politik.

Namun dalam hal reputasi politik, tentu hal ini akan semakin mengerus kepercayaan publik kepada Jokowi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya