Berita

Ribuan buruh demonstrasi di depan Balai Kota DKI Jakarta tuntut UU Cipta Kerja dibatalkan/RMOL

Politik

Ribuan Buruh yang Unjuk Rasa di Balai Kota Jakarta Mulai Membubarkan Diri

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 14:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ribuan massa dari berbagai elemen buruh mulai yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, mulai membubarkan diri.

Elemen buruh yang terdiri dari KSPI, KSBSI, SPSI, FSPMI, ini terdiri dari buruh yang berbagai daerah. Belakangan diketahui buruh yang berasal dari luar DKI Jakarta yang membubarkan diri.

Mereka menggelar aksi unjuk rasa menuntut pembatalan Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker) dan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022.


Sambil membubarkan diri orator dari atas mobil komando, menegaskan bahwa buruh akan menuntut kenaikan UMP di seluruh daerah.

"Kawan-kawan buruh kita akan menuntut kenaikan UMP dan UMR di seluruh Indonesia," teriak orator.

Sementara itu, Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, puluhan massa buruh dari KSBSI masih berorasi dan bernyanyi-nyanyi di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Sebelumnya, massa buruh menghela aksi di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Kamis siang (25/11) mengawal sidang Judicial Review terkait Omnibus Law UU Ciptaker di Mahkamah Konstitusi.

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Batalkan Omnibus Law", "Naikkan Upah Minimum 7 sampai 10 persen dan berlakukan upah sektoral".

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya