Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M. Tito Karnavian mengunjungi daerah terluar dekat Perairan Natuna, Rabu (24/11)/Repro

Politik

Pastikan Keamanan Daerah Terluar RI, Mahfud Ajak Tito Tinjau Langsung Tapal Batas di Laut Natuna

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 04:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Daerah terluar Indonesia yang berada di perbatasan negara bagian utara, khususnya dekat Perairan Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), dilakukan peninjauan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD.

Mahfud MD yang datang bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M. Tito Karnavian, ingin memastikan stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menuturkan, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan agar wilayah NKRI bisa secara terus menerus dirawat dan dipertahankan.


"Saya bersama Mendagri beserta rombongan hadir di sini sebagai pengemban mandat pengelola perbatasan Natuna ini banyak pulau terluar," ujar Mahfud dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/11).

Mahfud yang juga menjabat sebagai Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mengaku mendapatkan berbagai masukan dari masyarakat setempat, saat menyambangi Pulau Sekatung tepatnya di Kecamatan Pulau Laut.

Dirinya menyatakan bahwa masyarakat menginformasikan terkait dengan pengelolaan daerah yang mesti ditingkatkan, salah satunya dengan penyediaan infrastruktur.

Selain itu, dirinya juga menerima laporan tentang kinerja aparatur pemerintahan setempat, khususnya soal pencapaian pembangunan oleh kepala daerahnya.

"Kami dengar dari masyarakat dan koordinasi dengan pemerintah setempat tentang tugas membangun daerah mana yang dilakukan oleh Camat, mana yang dilakukan oleh Bupati, mana yang dilakukan oleh Gubernur, BNPP, atau pemerintah pusat," tuturnya.

Ditambahkan oleh Tito Karnavian selaku Kepala BNPP, yang memastikan pembangunan di daerah terluar akan menjadi perhatian khusus pemerintah, termasuk di wilayah Provinsi Kepri.

"Prinsipnya kita hadir untuk penguatan pembangunan di sana, penguatan ekonomi, di pulau terluar Kepulauan Riau," kata Tito.

Mantan Kapolri ini menegaskan, pemerintah pusat akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk bisa memastikan pembangunan di daerah-daerah bisa berjalan efektif.

"Kami akan koordinasikan lintas kementerian dan lembaga," demikian Tito.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya