Berita

Di sela pelantikan Andika Perkasa Panglima TNI, Mega didampingi Puan Maharani bertemu Prabowo Subianto di Istana Negara/Repro

Politik

Ditanya Pertemuan Mega-Prabowo di Istana, Jazilul Fawaid: PKB Tidak Mau Berkoalisi dengan yang Kalah

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 16:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah partai politik saat ini tengah sibuk mempersiapkan perhelatan pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Tak terkecuali Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

PKB sebagai partai yang dilahirkan ormas Nahdlatul Ulama (NU) ini tengah gencar mempromosikan sosok Ketua Umumnya Abdul Muhaimin Iskandar menjadi calon presiden (Pilpres).

Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid menyampaikan bahwa partainya akan konsisten mendorong Cak Imin untuk maju menjadi calon presiden.


"Ya PKB tetap, temen-teman yang ada di daerah semua masih mendorong, berharap Gus Muhaimin tetap maju menjadi Capres,” ucap Jazilul di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (22/11).

Saat disinggung mengenai pertemuan Prabowo dan Megawati di Istana Negara, Jazil menyampaikan bahwa saat ini PKB sedang solid dan fokus menaikkan posisi legislatif.

Pria yang juga Wakil Ketua MPR RI ini menyatakan belum berminat menyatakan sikap apakah bergabung ke koalisi PDIP dan Gerindra atau yang lainnya.

"Hari ini PKB solid. Semua jajaran. Berjuang untuk menaikkan kursi legislatif. Dan juga menang di pilpres. Karena apa, karena ada coattail effect (efek ekor jas). Jadi PKB juga tidak mau ketinggalan. Jangan sampai nanti tidak ada tokoh di situ, suara PKB turun,” katanya.

Ia mengakui, sebagai bagian dari koalisi pemerintahan Joko Widodo, PKB intensif membangun komunikasi politik dengan PDIP Dan Gerindra.

"Jadi tentu tetap berkomunikasi. Tapi untuk 2024 mungkin beda cara komunikasinya. Karena harus memasangkan, calonnya siapa, agendanya apa. Kemungkinan menang seperti apa,” katanya.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Gresik-Lamongan, Jawa Timur ini menegaskan bahwa PKB akan berkoalisi dengan partai yang besar dan menang dalam setiap pemilu.

“Yang jelas PKB tidak mau berkoalisi dengan yang kalah gitu lah,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya