Berita

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Menparekraf Sandiaga Uno/Net

Politik

Sandingkan Ganjar-Sandi untuk 2024, Begini Analisis Hensat

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 14:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dinilai berpotensi untuk bersanding dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.  

Ini merupakan hasil analisis mendalam lembaga survei KedaiKOPI, yang menilai keduanya memiliki potensi untuk merebut hati partai politik, juga masyarakat luas.

Penggagas lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio menyampaikan, pernyataan Nurdin Halid yang meminang Ganjar bukanlah kelakar biasa. Selain itu, menurut pria yang karib disapa Hensat ini, jika Ganjar bersedia dipinang Golkar, Airlangga Hartarto bakal legawa demi Golkar bisa moncer lagi di 2024 mendatang.


"Kenapa Ganjar dan Sandi? Nurdin Halid saya rasa enggak becanda tuh menyediakan perahu untuk Ganjar. Dan saya rasa Pak Airlangga Hartarto orang yang tegak lurus memperbaiki dan ingin memperbesar nama Golkar,” papar Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/11).

Hensat menambahkan, Airlangga mampu menjadi king maker tanpa harus maju menjadi calon presiden dan menerima Ganjar masuk ke Golkar untuk dapat menang di 2024.

"Sehingga dia akan berbuat apapun untuk Golkar dan saya rasa dia bersedia untuk menjadi king maker dengan akhirnya mendorong Ganjar Pranowo demi Golkar bisa kinclong lagi,” imbuhnya.

Untuk Sandiaga, lanjut Hensat, hal ini berkaitan dengan Prabowo Subianto yang memiliki track record selalu kalah dalam pemilu. Sehingga, diprediksi Prabowo bakal mengajukan Sandiaga untuk maju.

"Kenapa Sandi? Ini ada kaitannya dengan Prabowo. Bila nanti Prabowo mentok, enggak ada yang mau berpasangan dengan dirinya karena punya pengalaman kalah yang terlalu sering, mungkin Gerindra akan mengajukan Sandiaga Uno,” tutur Hensat.

Tak hanya itu, Hensat juga punya alasan lain memunculkan pasangan Ganjar-Sandiaga. Ia memprediksi jika PDI Perjuangan tidak akan berkoalisi. Inilah yang membuka peluang Ganjar-Sandi untuk merebut pasar PDIP.

"Nah, dengan siapa Gerindra bisa berkoalisi? Kalau PDI Perjuangan maju sendiri, dan mengusung Andika-Puan, ya dengan Golkar. Ganjar-Sandi akan terjadi,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya