Berita

Pengamat terorisme Al Chaidar/Net

Politik

Al Chaidar: JI Sudah Bertransformasi Berkali-kali hingga Sekarang Tidak Bergelut Terorisme

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 12:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Jemaah Islamiyah (JI) kini sudah tidak lagi melakukan kegiatan berbau terorisme.

Hal tersebut ditegaskan pengamat terorisme, Al Chaidar seiring penangkapan tiga ulama oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror yang dikaitkan dengan JI.

“JI tidak lagi bergelut dengan urusan terorisme,” tegas Al Chaidar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (19/11).


Al Chaidar menyampaikan Jemaah Islamiyah telah mengalami transformasi beberapa kali.

Ia mengurai, kelompok JI berangkat ke Afganistan tahun 1983 sampai 1984. Saat itu JI masih di bawah bendera negara Islam Indonesia dan berjihad di Afganistan.

"Tahun 1982 sampai 1998, mereka masih berfungsi sebagai organisasi jihadis. Artinya mereka adalah freedom fighters dan saya menolak pada periode tersebut banyak orang yang menyatakan bahwa Jemaah Islamiyah berfungsi sebagai organisasi teroris. Mereka masih sebagai organisas jihadis,” ucapnya.

Kemudian di tahun 1993, lanjutnya, barulah mereka mendirikan Jemaah Islamiyah.

Sehingga menurutnya, Densus 88 Antiteror perlu mengklarifikasi dasar dari penangkapan tiga orang ulama tersebut.

"Ini saya kira perlu diklarifikasi kenapa ada hal tersebut," tegasnya.

Yang membuat ia terkejut, Ustaz Farid Okbah, salah satu ulama yang ditangkap telah lama meninggalkan JI. Saat ini Ustaz Farid sudah mengakui demokrasi di Indonesia bagian dari perjuangan Islam.

“Artinya, ada kemajuan dari sisi demokrasi bahwa beliau yang dulunya tidak mengakui dan tidak menganggap sistem demokrasi sebagai bagian dari sistem perjuangan Islam. Pada akhirnya, beliau mendirikan partai," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya