Berita

Elektabilitas Ganjar Pranowo dinilai cukup konsisten untuk bertarung di Pilpres 2024/Net

Politik

IPS: Simpati Publik dan Kontrasting dengan Puan Dongkrak Elektabilitas Ganjar

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 06:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski nama-nama yang dijagokan bakal maju dalam Pemilihan Presiden 2024 sudah mulai bermunculan, tapi belum ada satupun yang terlihat mendominasi. Bisa dibilang, elektabilitas para kandidat capres masih rata-rata air.

Nah, di antara mereka yang masih rata-rata air ini, ada tiga sosok yang tampil cukup menonjol. Siapakah mereka?  

"Ganjar Pranowo,  Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto adalah jawara survei capres saat ini. Tentunya sangat wajar terjadi saling salip atas dukungan," ujar Direktur Riset Indonesian Presidential Studies (IPS), Arman Salam, Selasa (16/11).


Variabel dukungan ini, lanjut Arman, erat kaitannya dengan tingkat kesukaan dan popularitas seorang calon.  

Menurut Arman, posisi Ganjar Pranowo yang saat ini menjadi primadona dalam berbagai hasil suvei adalah blunder dari sikap PDIP yang ngoyo. Di satu sisi, para "bang jago" yang lain belum melakukan manuver politik yang ekstrem.

"Mungkin masih jaim dan malu-malu. Sementara kontrasting Ganjar Pranowo dan Puan semakin menjadi perbincangan, seakan 'hanya mereka' yang akan maju sebagai capres mendatang," sambungnya.

Berita hangat terkait kontrasting tersebut semakin mendongkrak nama Ganjar sehingga Gubernur Jawa Tengah itu mampu menempati posisi teratas dalam berbagai hasil survei.  

Ditambah lagi, simpati publik yang terus mengalir -diwarnai kemunculan berbagai Relawan- juga memberikan kontribusi terhadap lonjakan elektoral bagi Ganjar Pranowo.

"Namun jika mesin politik calon lain, baik mesin organik dan sistemik, mulai bergerak tidak menutup kemungkinan akan terjadi pergeseran angka dalam potret survei elektabilitas calon presiden," tandas Arman.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya