Berita

Presiden Serbia Aleksander Vucic/Net

Dunia

Vucic Optimis Putin Paham Kondisi Serbia dan Bersedia Meningkatkan Pasokan Gas

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 08:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasokan gas adalah fokus utama Serbia saat ini di tengah krisis gas yang menimpa Eropa dalam beberapa bulan terakhir.

Rusia, sebagai penyedia pasokan gas terbesar di dunia, diharapkan dapat membantu kebutuhan Serbia dan memahami situasi yang sangat genting ini.
Dalam podcast yang disiarkan baru-baru ini, Presiden Aleksandar Vucic mengatakan ia memiliki agenda untuk membahas harga gas dan peningkatan pasokan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Di antara banyak masalah yang dihadapi Serbia, pasokan gas adalah masalah utama yang harus diselesaikan segera.

Di antara banyak masalah yang dihadapi Serbia, pasokan gas adalah masalah utama yang harus diselesaikan segera.

“Saya yakin kami akan menemukan solusi untuk tiga hal yang berkaitan dengan gas. Harga, jumlah, dan peningkatan pasokan. Kami saat ini membutuhkan lebih banyak gas," ujar Vucic, seperti dikutip dari TASS, Minggu (14/11).

Serbia biasanya menghabiskan 1,1 miliar meter kubik gas, tetapi jumlah itu tidak memenuhi kebutuhan seiring kemajuan Serbia dalam sektor ekonomi.

"Sekarang kami menggunakan 2,7 miliar. Kami harus mencapai kesepakatan tentang peningkatan pasokan gas, karena ekonomi kami tumbuh paling cepat di Eropa," lanjut Vucic.

Vucic sangat optimis akan sambutan baik Rusia yang selama ini selalu memahami situasi kritis Serbia. Ia berharap kali ini Rusia juga akan memahami situasinya dan bersedia memberikan pasokannya, merujuk pada pernyataan Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov Oktober lalu yang berharap kontrak jangka panjang pasokan gas Rusia ke Serbia dapat  ditandatangani pada akhir 2021.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya