Berita

Ledakan migran di perbatasan Belarusia-Polandia/Net

Dunia

Krisis Migran: Situasi Perbatasan Polandia-Belarusia Memburuk, Biden Beri Peringatan kepada Minsk dan Moskow

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 10:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Krisis migran yang terjadi di perbatasan Polandia-Belarusia juga menjadi perhatian serius Amerika Serikat, setelah sebelumnya negara-negara Uni Eropa meluncurkan kecaman dan kekhawatirannya pada masalah tersebut.

Para pejabat AS memberi peringatan kepada Belarusia sebagai pihak yang menurut mereka harus disalahkan, dan juga menyampaikan seruan kepada Rusia sebagai sekutu dekat Belarusia agar membantu mengatasi situasi yang semakin memburuk itu yang bisa mengancam keamanan negara-negara tetangga.

Gedung Putih dalam pernyataannya menyampaikan bahwa pihak berwenang AS telah menyampaikan ke Moskow dan Minsk keprihatinan mereka atas situasi tersebut, bahkan Presiden AS Joe Biden telah membuat pernyataan kepada wartawan mengenai sikapnya, seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (12/11).


"Kami pikir ini telah menjadi masalah besar, kami telah menyampaikan keprihatinan kami ke Rusia dan Belarusia," kata Joe Biden pada Jumat (12/11) sebelum ia menuju ke kediamannya di Camp David di Maryland.

Krisis migran di perbatasan Belarusia-Polandia, juga mempengaruhi keamanan perbatasan negara-negara tetangga seperti Latvia dan Lituania. Ribuan migran berbondong-bondong memasuki Eropa melalui rute Belarusia sejak awal tahun. Jumlah mereka terus bertambah. Krisis melonjak pada 8 November lalu, di mana serbuan migran mulai membuat kewalahan pihak berwenang. Sebagian melakukan perlawanan terhadap petugas perbatasan dan menolak meninggalkan daerah itu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya