Berita

Salah satu zona perbatasan Rusia/Net

Dunia

Stasiun Radar Rusia: Dalam Seminggu Terakhir Ada 50 Pesawat Asing Melakukan Pengintai di Perbatasan

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 06:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah situasi kacau yang disebabkan oleh krisis migran di perbatasan Belarusia, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa stasiun radarnya menangkap adanya 50 pesawat asing yang melakukan pengintaian udara di dekat perbatasan itu.

Perbatasan Belarusia-Polandia yang dipenuhi oleh gelombang migran, ribuan tentara berjaga-jaga. Negara-negara tetangga mengirimkan militer mereka untuk keamanan wilayah masing-masing. Alih-alih aman, banyak pihak yang justru khawatir penumpukkan tentara itu akan memicu konflik militer.

Pada Jumat (12/11), Stasiun Radar Rusia menunjukkan ada 37 pesawat mata-mata asing dan 19 pesawat tak berawak melakukan pengintaian udara di sepanjang perbatasan timur laut negara Rusia yang berarti juga dekat dengan perbatasan Belarusia.


Surat kabar Kementerian Pertahanan Rusia Krasnaya Zvezda melaporkan pada Jumat, bahwa semua penerbangan pesawat mata-mata asing sejauh ini bisa terlacak oleh Stasiun Radar Rusia, seperti dilaporkan The Moscow Times.

Belum ada pelanggaran yang dilaporkan, tetapi otoritas keamanan Rusia memperketat pengasawannya menyusul situasi yang semakin memburuk di wilayah perbatasan Belarusia, sekutu dekatnya.

Jet tempur pasukan reaksi cepat pertahanan udara Rusia dikerahkan dua kali selama seminggu terakhir untuk mencegah pesawat asing melanggar perbatasan negara itu.

Sistem rudal/senjata permukaan-ke-udara Pantsyr-S dan kendaraan tempur infanteri BMP-3, telah dikirim ke perbatasan untuk kelengkapan tentara Rusia.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya