Berita

Tim medis sedang menangani pasien di rumah sakit di Slovakia/Net

Dunia

Ranjang Penuh, Rumah Sakit Slovakia Kewalahan Tangani Pasien Covid-19

JUMAT, 12 NOVEMBER 2021 | 06:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Slovakia berjuang menekan penyebaran virus corona ketika angka kasus melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir.

Peningkatan jumlah pasien Covid ini juga ikut  meningkatkan ketegangan di beberapa rumah sakit di mana semua ranjang telah penuh terisi dan staf medis kewalahan merawat banyak pasien.

Rumah sakit mengatakan bahwa pasien Covid yang dirawat kebanyakan adalah mereka tidak divaksinasi.


Negara Eropa tengah berpenduduk 5,5 juta itu melaporkan 6.546 kasus baru pada Kamis (11/11). Angka ini sebenarnya sedikit lebih rendah dibanding sebelumnya, tetapi Slovakia masih jauh dari kata 'aman', sementara para pejabat saling adu urat memperdebatkan undang-undang yang akan memungkinkan tindakan lebih ketat untuk mengekang pandemi.

Kementerian Kesehatan mengatakan, saat ini ada 2.532 orang yang dirawat di rumah sakit. Dengan terbatasnya ranjang pasien, rumah sakit membatasi perawatan yang tidak mendesak, seperti dilaporkan AFP, Kamis (11/11).

Sebelum kasus baru bermunculan, pemerintah telah memberlakukan aturan Covid-19 tetapi beberapa politikus mengatakan aturan itu tidak seketat sebelumnya.

Restoran diperbolehkan tetap buka meskipun hanya mereka yang bisa menunjukkan surat vaksin yang diperbolehkan masuk.

Saat ini para pejabat tengah mempertimbangkan akan mewajibkan pengusaha untuk menguji staf mereka secara teratur dengan tes Covid-19. Kemudian melarang acara-acara publik yang dapat memicu penularan virua. Bagi bisnis yang melanggar aturan pemerintah kemungkinan akan diberi teguran bahkan diperintahkan tutup.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya