Berita

Perdana Menteri Mohammed Shtayyeh/Net

Dunia

Palestina: Tak Perlu Ijin Israel Jika AS Buka Konsulat di Yerusalem

KAMIS, 11 NOVEMBER 2021 | 15:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Palestina buka suara soal rencana pembukaan kembali kantor konsulat AS untuk Pelestina di Yerusalem.

Dalam sebuah pernyataan Perdana Menteri Mohammed Shtayyeh mengatakan bahwa untuk mendirikan konsulatnya AS tidak perlu iszin dari Israel, seraya mendesak Washington agar menghormati janji diplomatiknya.

Pernyataan itu merujuk pada janji Pemerintahan Presiden Joe Biden yang mengatakan akan membuka kembali misi diplomatik yang secara historis bertanggung jawab atas urusan Palestina yang ditutup oleh pendahulunya Donald Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai 'ibu kota tak terbagi' Israel.


Misi itu berbasis di Yerusalem barat tetapi termasuk kantor layanan konsuler di Yerusalem timur yang dicaplok Israel, yang diklaim Palestina sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

“Amerika Serikat tidak memerlukan izin siapa pun untuk membuka kembali misinya," kata Shtayyeh.

Komentar itu muncul setelah Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan kepada wartawan Sabtu lalu bahwa tidak ada ruang untuk konsulat Amerika lainnya di Yerusalem, dan dengan jelas menyatakan pemerintahnya akan menolak langkah Washington untuk memulihkan misi Palestina.

Di saat yang sama Menteri Luar Negeri Yair Lapid mengatakan bahwa Israel tidak akan keberatan jika AS membuka misi di Ramallah, pusat Otoritas Palestina (PA).

Menanggapi pernyataan Lapid, Shtayyeh tak setuju.

“Ramallah bukan Yerusalem, dan Ramallah bukan ibu kota Palestina,” kata Shtayyeh.

“Harapan kami apa yang dijanjikan (AS) akan terpenuhi,” katanya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya