Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kanada Mengizinkan Suntikan Booster Covid Pfizer untuk Usia 18 Tahun ke Atas

RABU, 10 NOVEMBER 2021 | 11:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas kesehatan Kanada pada Selasa (9/11) telah menyetujui suntikan booster vaksin Covid-19 produksi Pfizer-BioNTech untuk orang berusia 18 tahun ke atas.

Suntikan Booster ini diberikan untuk membantu orang, yang telah mendapatkan dua dosis vaksin Covid, mempertahankan perlindungan mereka terhadap virus dari waktu ke waktu.
Suntikan booster diberikan setidaknya 6 bulan setelah vaksin kedua, yang akan membantu orang mendapatkan perlindungan ekstra terhadap virus corona di tengah serangan varian Delta yang kian mengkhawatirkan, yang sejauh ini menjadi penyebab banyaknya kasus rawat inap.

Otoritas kesehatan mengatakan bahwa suntikan booster memenuhi persyaratan keamanan, kemanjuran, dan kualitas regulator, sehingga layak untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkannya, seperti dilaporkan AFP.  

Otoritas kesehatan mengatakan bahwa suntikan booster memenuhi persyaratan keamanan, kemanjuran, dan kualitas regulator, sehingga layak untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkannya, seperti dilaporkan AFP.  

Sebelumnya, pada akhir Oktober, Komite Penasihat Nasional untuk Imunisasi (National Advisory Committee on Immunization/NACI) merekomendasikan booster untuk kelompok berisiko tinggi, termasuk orang-orang berusia 70 tahun ke atas dan petugas kesehatan garis depan.

Sejauh ini telah terlihat bukti yang menunjukkan bahwa memperluas interval antara dosis pertama dan kedua dapat menawarkan perlindungan yang lebih baik.

NACI juga merekomendasikan booster untuk orang yang menerima dua dosis vaksin Astra Zeneca, karena vaksin mRNA tampaknya menawarkan perlindungan yang lebih baik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya