Berita

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova/Net

Dunia

Tanggapi Celaan Barack Obama, Rusia Ingatkan AS Agar Menahan Diri dari Tuduhan Tanpa Dasar

RABU, 10 NOVEMBER 2021 | 08:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia berada di garis depan proses de-karbonisasi global, dan dengan cepat mengembangkan sektor pembangkit listrik rendah karbonnya.

Juru bicara resmi Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyampaikan hal itu dalam konferensi pers hariannya, Selasa (9/11), menanggapi pernyataan mantan presiden Barack Obama sehari sebelumnya.

"Hari ini, bagian energi yang dihasilkan oleh sumber nol-karbon atau hampir nol-karbon (dari pembangkit listrik tenaga nuklir, pembangkit listrik tenaga air, pembangkit listrik tenaga angin dan surya) melebihi 40 persen di Rusia. Dengan tambahan gas alam, bahan bakar terendah di antara hidrokarbon, akan meningkat menjadi 86 persen, yang merupakan salah satu yang terbaik di dunia," ujar Zakharova, seperti dikutip dari TASS.


Sehingga, dengan kenyataan itu, tidak layak bagi Amerika Serikat melemparkan tuduhan bahwa Moskow mencurahkan terlalu sedikit upaya untuk memerangi perubahan iklim, seperti yang dikatakan Barack Obama dalam pidatonya di KTT Iklim pada Senin lalu.

Zakharova kemudian menyerukan kepada Amerika Serikat untuk menahan diri dari tuduhan tanpa dasar. Menyesali sikap politisi AS, termasuk Obama, yang mengkritik Rusia hanya karena tidak hadir secara fisik di KTT Iklim COP26 Glasgow.

Tuduhan tak berdasar itu membuat Rusia menaikkan alisnya. Zakharova pun mengimbau agar AS, penghasil gas rumah kaca terbesar kedua di dunia, untuk menahan diri dari serangan tanpa data kepada siapa pun.

"Daripada selalu menyerang, alangkah baiknya jika AS bekerja bersama pada platform internasional untuk secara efisien mengatasi konsekuensi negatif dari perubahan iklim," katanya.

Rusia akan terus mengambil langkah-langkah lebih lanjut dalam rangka pelaksanaan program negara untuk menghemat energi dan meningkatkan efisiensi energi ntuk mengurangi dampak lingkungan hingga 2035.

Presiden Rusia Vladimir Putin hadir dalam pesan video yang disiarkan di KTT Iklim COP26 ke-26 di Glasgow. Ia mengatakan bahwa Rusia berencana untuk membangun ekonomi netral karbon paling lambat tahun 2060, dan mengandalkan sumber daya unik ekosistem hutan.

Pada Senin (8/11) mantan presiden AS, Barack Obama, mengkritik ketidakhadiran China dan Rusia dalam KTT Iklim COP26 di Glasgow. 

Menurutnya, China dan Rusia kurang berkomitmen untuk mensukseskan KTT Iklim tersebut. Ia pun mencela dua negara itu sebagai 'memalukan' dengan mengatakan rencana nasional mereka terhadap perubahan iklim sangat lemah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya