Berita

Nahdlatul Ulama/Net

Nusantara

Terkuak, Sosok Ini yang Awalnya Perjuangkan Anggaran NU DKI Naik

MINGGU, 07 NOVEMBER 2021 | 01:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kisruh saling klaim menambah anggaran organisasi Nahdlatul Ulama (NU) di kalangan Legislator Kebun Sirih akhirnya terkuak. Tokoh Muda NU KH Syafrudin mengaprisiasi semua parpol yang mendorong penambahan anggaran bagi NU DKI Jakarta itu.

“Pertama, tahaddust binnikmah kami apresiasi banyak perhatian dari para Legislator di Kebon Sirih agar anggaran tertuang di pagu Pemda untuk NU DKI lebih besar, ini artinya ada perhatian. Namun kami warga NU juga faham siapa sebenarnya yang mengawali perjuangan itu,” kata Ketua FKDMI DKI ini di Jakarta, sabtu (6/11).

Soal Legislator dan partai mana yang mengawali, kyai Syafrudin akhirnya menyebut bahwa tokoh NU asal Jakarta yang pertama kali dengan lantang penambahan anggaran untuk NU itu.


“Kami melihat langsung, adalah Kyai Hasbiallah Ilyas dari PKB yang dorong itu, lainnya saya kira ikutan karena itu isu seksi,” paparnya.

Soal berita yang beredar bahwa akhirnya menjadi klaim parpol lain adalah hal biasa dalam politik. Baginya, dikatakan KH Syafruddin, sebagai warga NU ulah partai politik saling klaim paling berjasa menambah anggaran NU DKI Jakarta adalah hal yang lumrah.

“Kami Warga NU Sudah faham, silahkan saja saling klaim, biasa itu. Kami juga maklumi orang-orang PKB itu ketinggian tawadhunya dalam berjuang di politik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kyai muda yang aktif dakwah di sosial media itu mengaku sudah melihat vidio perjuangan Kyai Hasbiallah dari jejaring Whatsapp dan sosial media.

Sebelumnya, legislator lintas dari lintas partai yang duduk di DPRD DKI saling klaim memperjuangkan penambahan anggaran NU di DPRD DKI.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya