Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Ist

Politik

Kapolri Bakal "Potong Kepala", Himmah: Sinyal agar Para Pimpinan Polri Tidak Berkhianat

KAMIS, 04 NOVEMBER 2021 | 07:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal akan "memotong kepala" mendapat dukungan publik. Salah satunya disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (Himmah) DKI Jakarta, Sahala Pohan.

Sahala mengatakan, pernyataan Kapolri yang akan "potong kepala" merupakan peringatan keras bagi para pimpinan di lingkungan Polri agar tidak membuat masalah yang bisa merusak citra Korps Bhayangkara.

"Pernyataan Kapolri tersebut merupakan sinyal untuk para pimpinan Polri agar betul-betul menjadi teladan bagi bawahannya dan tidak berkhianat untuk kepentingan sendiri," kata Sahala melalui keterangannya yang diterima Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (3/11).


Sahala berharap ketegasan Kapolri dipatuhi oleh seluruh Kapolda, Kapolres, dan Kapolsek, sehingga bisa menjadi teladan bagi bawahannya.

Sahala juga berpandangan, pernyataan Kapolri itu semata-mata demi terwujudnya citra Polri dan mempertahankan harkat serta martabat Kepolisian sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

Pernyataan Kapolri itu disampaikan saat acara penutupan pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-30, Sespimen Polri Dikreg ke-61, dan Sespimma Polri angkatan ke-66, di Lembang, Jawa Barat, Rabu lalu (27/10).

"Kalau tak mampu membersihkan ekor, maka kepalanya akan saya potong," kata Kapolri.

Pernyataan Kapolri Sigit soal akan "memotong kepala" maksudnya adalah akan menindak pimpinan di lingkungan Polri yang bermasalah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya