Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Direktur P3S: LBP Semestinya Tolak Deklarasi Luhut for President 2024 Supaya ...

SELASA, 02 NOVEMBER 2021 | 03:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dukung mendukung tokoh untuk maju dalam perhelatan Pilpres tahun 2024 sudah mulai sejak dini digiatkan kelompok masyarakat.

Salah satu tokoh politik nasional yang didukung sejumlah elemen masyarakat ialah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP).

Terdapat kelompok yang sudah mendeklarasikan diri sebagai relawan Luhut For President RI 2024.


Fenomena mendorong Direktur eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, ikut berkomentar. Dalam terkaannya, deklarasi relawan Luhut For President RI 2024 seharusnya ditolak oleh LBP.

"Karena bahaya, Luhut kan tokoh Golkar," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa dini hari (2/11).

Kekinian, Jerry melihat Partai Golkar telah mendukung Ketua Umumnya, Airlangga Hartarto, maju sebagai capres untuk Pemiu 2024 mendatang.

Menurutnya, jika Luhut tidak menolak keberadaan relawan yang mendeklarasikan diri mendukung dirinya, maka bukan tidak mungkin dinamika di internal Partai Golkar bakal bergejolak.

"Ini bisa menjadi dualisme di Golkar, atau ke depan bisa saja Luhut menggantikan Airlangga sebagai calon," tuturnya.

Meski begitu, Jerry memandang deklarasi relawan terhadap satu tokoh, untuk saat ini masih sekadar entertainment politik saja.

"Tapi yang terpenting adalah kendaraan politik apa yang ditumpangi," demikian Jerry.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya